celta vs málaga berakhir 1-1 di Balaídos, Aspas cedera
Selesai 1-1 di Balaídos setelah Ferran Jutglà membawa tuan rumah unggul dan Adrián Niño menyamakan skor di menit ke-84. Iago Aspas juga mengalami cedera.

BALAÍDOS — celta vs málaga berakhir 1-1 di Balaídos pada 13 September 2026, setelah Ferran Jutglà membawa Celta unggul lebih dulu dan Adrián Niño menyamakan kedudukan untuk Málaga di menit ke-84.
Hasil ini membuat kedua tim tetap tertahan dalam situasi yang belum ideal. Celta, menurut laporan langsung AS, kini mengumpulkan empat poin dari enam laga dan semua poin itu datang dari hasil imbang. Málaga juga belum meraih kemenangan sejak kembali ke Primera División, meski sudah mengoleksi tiga poin dari hasil seri.
Gol Jutglà tak cukup
Celta sempat tampak memegang kendali setelah Jutglà membuka skor pada menit ke-40. Tim tuan rumah juga sempat punya peluang untuk menambah jarak di babak kedua. Ferran Jutglà bahkan mengakui timnya membuang kesempatan penting.
"Hemos tenido un par de ocasiones en la segunda para coger más ventaja, yo he fallado una. Hemos concedido un punto", kata Jutglà.
Situasi berubah di menit-menit akhir. Málaga menekan lebih berani dan memaksa Celta bertahan lebih dalam. Tekanan itu akhirnya berbuah gol dari Niño, yang disebut AS menyambut bola dari sepak pojok dan menaklukkan Radu untuk memastikan skor imbang.
Alfonso Herrero juga memberi gambaran suasana ruang ganti Málaga setelah laga. Kiper itu menyebut pertandingan punya banyak pembacaan dan mengakui timnya sempat kesulitan di babak kedua. "Ha sido un partido con muchas lecturas, al principio hemos estado mejor. Luego, ellos han estado mejor y en la segunda parte nos ha costado. Hemos seguido apretando, a pesar de no estar en el mejor día", ujarnya.
Dampaknya buat dua kubu
Untuk Celta, dua poin yang hilang di kandang terasa mahal. Mereka sudah enam pertandingan tanpa menang dan baru mengumpulkan empat poin, situasi yang membuat setiap laga berikutnya jadi semakin menekan. Bukan cuma soal klasemen. Rasa percaya diri juga ikut dipertaruhkan, terutama saat tim sudah sempat berada di depan dan gagal menutup pertandingan.
Málaga pun belum bisa lepas dari kebuntuan. Tim asuhan Juan Funes tetap berada di posisi 17 dengan tiga poin, dan catatan itu menegaskan start mereka di kompetisi masih berat. Mereka bertahan, menunggu celah, lalu memukul di saat yang pas. Sederhana, tapi efektif.
Partai ini juga menyisakan kabar buruk untuk Celta. Iago Aspas masuk dan nyaris mencetak gol lewat tembakan yang hampir bersarang di pojok gawang, tetapi AS melaporkan sang kapten kemudian mengalami cedera. Claudio Giráldez merespons dengan memasukkan Aspas untuk Jutglà, namun perubahan itu tak cukup mengubah hasil akhir.
Di sisi Málaga, gol Niño punya bobot besar. Ia datang di fase ketika Celta terlihat siap mengunci kemenangan. Bola mati lagi-lagi jadi pembeda. Dan itu membuat Málaga pulang dengan satu angka penting dari Balaídos, stadion yang disebut dalam konteks laga ini punya sejarah untuk mereka.
Laporan AS juga menegaskan duel ini tidak selesai tanpa catatan individual lain. Yoel Lago menerima kartu kuning pada menit ke-26, sementara Berrocal debut sebagai bek pengganti Salinas. Dalam laga yang berjalan ketat, detail kecil seperti itu ikut membentuk akhir cerita: 1-1, dan Celta pulang dengan penyesalan karena sempat memegang kemenangan di tangan.
Adrián Niño mencetak gol penentu di menit ke-84. Itu angka yang paling keras malam itu.
Source: as.com



