Senin, 10 Agustus 2026 WIB
BREAKING
ADVERTORIAL

Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas Erzaldi di Bangka Selatan

Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas Erzaldi di Bangka
Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas Erzaldi di Bangka

Bangka Selatan, Journalarta.com – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan lumbung pangan yang dipusatkan di Kabupaten Bangka Selatan. Melalui inisiatif ini, Erzaldi berharap sektor pertanian, khususnya padi, dapat berkembang pesat dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani setempat. Jumat (6/9/2024)

Erzaldi menilai bahwa potensi pertanian di Bangka Selatan sangat besar, terutama dalam hal produksi padi, sehingga daerah ini bisa menjadi salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam pertemuannya dengan para petani di Desa Rias, Toboali, Kamis (5/9), ia menyampaikan visi strategisnya terkait dengan pengembangan lumbung pangan dan pentingnya ketahanan pangan di tingkat lokal.

 

Potensi Pertanian di Bangka Selatan

Menurut Erzaldi, Kabupaten Bangka Selatan memiliki tanah yang subur dan luas, didukung oleh iklim yang sangat cocok untuk produksi padi.

“Bangka Selatan memiliki lahan yang cukup luas dan subur, serta kondisi iklim yang mendukung untuk penanaman padi. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang tepat, lumbung pangan di daerah ini bisa menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya.

Pengembangan lumbung pangan ini dianggap sebagai langkah yang sangat penting, tidak hanya untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan taraf hidup para petani di wilayah tersebut.

Erzaldi menekankan bahwa dengan adanya lumbung pangan yang lebih baik, petani dapat mengelola hasil panennya dengan lebih optimal dan menjaga kualitas produknya.

 

Meningkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Lumbung Pangan

Salah satu fokus utama dari program ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani. Erzaldi memahami bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi petani padi adalah fluktuasi harga saat musim panen tiba.

“Selama ini, petani sering kali menghadapi masalah harga yang jatuh ketika panen raya tiba. Dengan adanya lumbung yang memadai, hasil panen bisa disimpan lebih lama tanpa menurunkan kualitas, sehingga petani bisa menunggu saat yang tepat untuk menjual hasil mereka dengan harga yang lebih baik,” jelasnya.

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair