Beranda DAERAH Didukung Thorcon, Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026 Jadi Ajang Penjaringan Talenta Muda

Didukung Thorcon, Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026 Jadi Ajang Penjaringan Talenta Muda

2
Didukung Thorcon, Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026 Jadi Ajang Penjaringan Talenta Muda

Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi olahraga sejak usia dini melalui penyelenggaraan Festival Liga Sekolah Sepak Bola (SSB) Piala Wali Kota Pangkalpinang Tahun 2026. Senin (19/1/2026)

 

 

Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, ajang pembinaan sepak bola anak-anak ini kembali digelar dengan semangat baru, mengusung tema “Pangkalpinang Mencari Bakat”, sebagai ruang lahirnya talenta-talenta muda sepak bola dari Bangka Belitung.

 

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026, akan dipusatkan di **Stadion Depati Amir Pangkalpinang*. Festival ini diikuti oleh berbagai SSB dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjadikannya salah satu kompetisi usia dini paling representatif di tingkat regional.

 

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, panitia pelaksana telah menggelar technical meeting pada 12 Januari 2026.

 

Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh peserta, perangkat pertandingan, serta kesamaan pemahaman terkait regulasi dan teknis pelaksanaan turnamen.

 

Dengan persiapan yang matang, panitia berharap festival dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman bertanding yang positif bagi seluruh peserta.

 

Ketua Panitia Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026, Khailano, menjelaskan bahwa festival ini mempertandingkan dua kategori usia, yakni U-10 dan U-12, dengan format pertandingan tujuh lawan tujuh.

 

Setiap tim diperkuat oleh dua belas pemain serta empat orang ofisial.

 

“Format tujuh lawan tujuh ini kami pilih agar anak-anak lebih sering bersentuhan dengan bola, memiliki ruang bermain yang cukup, dan bisa mengembangkan kemampuan teknik secara maksimal. Tujuan utamanya bukan semata mengejar kemenangan, tetapi pembelajaran dan pengalaman bertanding,” ujar Khailano.

 

Ia menegaskan bahwa kembalinya Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang setelah terakhir kali digelar pada 2023 memiliki makna strategis bagi pembinaan olahraga daerah.

 

Menurutnya, keberlanjutan kompetisi usia dini menjadi salah satu kunci untuk mencetak pesepak bola yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga matang secara mental dan karakter.

 

“Festival ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sportivitas, kerja sama tim, disiplin, serta mental bertanding. Kami berharap kegiatan ini dapat digelar secara rutin setiap tahun dan menjadi agenda tetap pembinaan sepak bola usia dini di Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” katanya.

 

Dukungan terhadap festival ini tidak hanya datang dari pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga dari sektor swasta. PT Thorcon Power Indonesia hadir sebagai sponsor kegiatan, menunjukkan peran aktif dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

 

Kepala Cabang Bangka PT Thorcon Power Indonesia, Novi Adriyanto, menyampaikan bahwa partisipasi Thorcon dalam Festival Liga SSB merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap penguatan kualitas generasi muda di Bangka Belitung.

 

“Thorcon memandang olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana strategis untuk membentuk karakter generasi muda. Melalui turnamen ini, anak-anak belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja keras, dan fair play—nilai-nilai yang sangat penting bagi masa depan mereka,” ujar Novi.

 

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap pembinaan olahraga usia dini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga pada kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

 

Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang kompetisi.

 

Kegiatan ini juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan berkelanjutan, sekaligus sarana penjaringan bakat sepak bola sejak dini. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha, festival ini menjadi contoh kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

 

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pembinaan olahraga usia dini, Festival Liga SSB Piala Wali Kota Pangkalpinang 2026 menjadi simbol kebangkitan kembali ekosistem sepak bola anak-anak di Bangka Belitung.

 

Dari lapangan hijau Stadion Depati Amir, diharapkan lahir mimpi-mimpi besar dan langkah awal para pesepak bola muda menuju prestasi yang lebih tinggi, membawa nama Pangkalpinang dan Bangka Belitung di masa depan. (KBO Babel)

2 KOMENTAR

Beri Komentar Anda