Rabu, 27 Mei 2026 WIB
BREAKING
📲 CHANNEL TELEGRAM
Follow @journalartanews di Telegram
Dapatkan notifikasi berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda.
💬 Join Channel →
TEKNOLOGI

Mengapa Ferrari Akhirnya Luncurkan Mobil Listrik 5 Penumpang?

Ferrari Luce, mobil listrik 4 pintu pertama dari Italia dengan kapasitas 5 penumpang untuk pasar global
Foto: Deutsche Welle

Produsen mobil supercar legendaris asal Italia, Ferrari, resmi meluncurkan gambar perdana mobil listrik murni pertamanya yang diberi nama Luce. Menandai era baru dalam sejarah 77 tahun perusahaan, mobil listrik Ferrari ini sekaligus menjadi model pertama yang mampu menampung lima penumpang dengan konfigurasi empat pintu.

Peluncuran model ini menunjukkan pergeseran strategi Ferrari yang selama ini dikenal eksklusif dengan mesin pembakaran internal berperforma tinggi. Luce dirancang khusus untuk menarik segmen konsumen yang lebih muda dan menargetkan pasar China yang semakin kompetitif dalam industri kendaraan listrik.

Revolusi Desain dan Kapasitas Penumpang

Berbeda dengan model-model Ferrari sebelumnya yang umumnya berkapasitas dua penumpang atau 2+2, Luce hadir sebagai mobil keluarga mewah dengan lima kursi penuh. Konfigurasi empat pintu ini menjadi terobosan signifikan bagi merek yang selama ini identik dengan coupe dan roadster dua pintu.

✨ AVAILABLE NOW
Promo Brand Anda di Sini
Tarif terjangkau, jangkauan maksimal. Tarif khusus untuk advertiser pertama.
💬 Konsultasi Gratis →

Desain eksterior Luce mempertahankan DNA Ferrari dengan garis-garis agresif dan aerodinamis khas Maranello, namun dengan proporsi yang lebih panjang untuk mengakomodasi ruang kabin yang lebih luas. Meski detail spesifikasi teknis belum diumumkan secara lengkap, Ferrari mengklaim Luce tetap menghadirkan performa supercar listrik yang menjadi ciri khas brand.

Strategi Membidik Generasi Muda dan Pasar Asia

Langkah Ferrari merilis mobil listrik empat pintu bukan tanpa perhitungan matang. Pasar kendaraan listrik premium global, terutama di China, mengalami pertumbuhan eksponensial dalam lima tahun terakhir. Produsen lokal China seperti BYD, Nio, dan Xpeng telah menguasai segmen EV dengan harga kompetitif dan teknologi canggih.

Ferrari melihat celah di segmen ultra-premium dengan menargetkan konsumen muda kaya raya yang menginginkan status symbol namun tetap peduli terhadap isu lingkungan dan teknologi terkini. Di China, pembeli Ferrari rata-rata berusia 10 tahun lebih muda dibanding pasar Eropa dan Amerika, menjadikan negara tirai bambu ini pasar strategis.

“Luce dirancang untuk pelanggan yang menginginkan performa Ferrari namun dengan kepraktisan sehari-hari,” demikian pernyataan yang dikutip dari rilis resmi perusahaan. Model ini diperkirakan akan bersaing langsung dengan Porsche Taycan, Tesla Model S Plaid, dan Lucid Air di segmen sedan listrik super mewah.

Transisi Elektrifikasi Ferrari

Peluncuran Luce merupakan bagian dari roadmap elektrifikasi Ferrari yang telah diumumkan beberapa tahun lalu. Perusahaan berkomitmen untuk memiliki 40 persen lineup elektrifikasi (hybrid dan full electric) pada 2026 mendatang. Langkah ini tidak hanya didorong oleh regulasi emisi Eropa yang semakin ketat, tetapi juga tuntutan pasar global yang bergeser ke mobilitas berkelanjutan.

Meski begitu, Ferrari tetap menegaskan tidak akan meninggalkan warisan mesin V12 dan V8-nya dalam waktu dekat. Model-model ikonik seperti SF90 Stradale hybrid dan 296 GTB V6 hybrid akan terus diproduksi berdampingan dengan varian listrik murni.

Harga Luce diperkirakan akan dimulai dari 500.000 euro atau setara Rp 8,7 miliar, menjadikannya salah satu mobil listrik termahal di kelasnya. Produksi dijadwalkan dimulai akhir 2025 dengan pengiriman pertama pada kuartal pertama 2026. Untuk pasar Asia termasuk China, Ferrari akan membuka pre-order dalam beberapa bulan ke depan dengan kuota terbatas sesuai tradisi eksklusivitas brand.

Dengan Luce, Ferrari tidak hanya menciptakan mobil listrik, tetapi juga mendefinisikan ulang apa artinya menjadi supercar di era elektrifikasi—di mana performa ekstrem harus berjalan seiring dengan kepraktisan dan keberlanjutan lingkungan.

Sumber: Deutsche Welle (baca selengkapnya)

— fds
📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
✨ AVAILABLE NOW
Promo Brand Anda di Sini
Tarif terjangkau, jangkauan maksimal. Tarif khusus untuk advertiser pertama.
💬 Konsultasi Gratis →

📝 Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditinjau sebelum tampil.