Sabtu, 1 Agustus 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Kebakaran Tempilang: Rumah & Honda CR-V Ludes, 5 Fakta Kerugian Rp300 Juta

Kebakaran Tempilang
Kebakaran Tempilang. (Ilustrasi: AI)

Sebuah kebakaran yang terjadi di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (4/6) sekitar pukul 10.45 WIB, menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Bahud (61) beserta seluruh isinya, termasuk satu unit mobil Honda CR-V milik Rio Sidarta yang terparkir di depan bangunan. Insiden yang tidak menimbulkan korban jiwa ini memaksa personel Polsek Tempilang dan warga sekitar berjibaku memadamkan api di tengah keterbatasan peralatan, mengingatkan kembali pentingnya kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di wilayah perdesaan yang sering kali minim infrastruktur tanggap darurat.

Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta, meliputi rumah yang sebagian besar terbuat dari papan serta barang-barang berharga di dalamnya. Kebakaran diduga bermula dari kamar depan rumah, dengan api yang menyebar cepat akibat material mudah terbakar yang mendominasi konstruksi bangunan.

Respons Cepat Polsek Tempilang dan Warga

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyatakan bahwa personel Polsek Tempilang langsung bergerak ke lokasi segera setelah menerima laporan kejadian. “Saat menerima laporan, personel Polsek Tempilang langsung menuju lokasi dan bersama warga melakukan upaya pemadaman. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga serta mencegah api meluas ke rumah-rumah di sekitar lokasi,” kata Yos Sudarso dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Kamis.

Respons cepat ini mencerminkan fungsi kepolisian yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan publik dalam kondisi darurat. Di tengah keterbatasan peralatan pemadam kebakaran profesional di wilayah pedesaan, personel kepolisian dan warga setempat harus menggunakan metode tradisional: mengangkut ember berisi air dan menyiramkannya ke titik-titik api secara manual agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Selain membantu proses pemadaman secara fisik, petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan pemutusan arus listrik di sekitar lokasi guna menghindari risiko korsleting tambahan atau bahaya kesetrum yang dapat memperparah situasi. Langkah prosedural ini penting dalam penanganan kebakaran di area pemukiman.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda