PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional dan modern se-Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada hari ini secara umum masih stabil, Jum’at (12/6/2026).
Namun, kenaikan tercatat pada komoditas cabai, minyak goreng, dan daging ayam akibat faktor cuaca dan biaya distribusi yang meningkat. Pemantauan ini dilakukan di sejumlah sentra pasar utama seperti Pasar Pagi Pangkalpinang, Pasar Besar Pangkalpinang, Pasar Sungailiat, dan Pasar Tanjungpandan Belitung.
Berikut Daftar Harga Terbaru per Kg/Liter
Berikut rincian harga acuan yang berlaku per 12 Juni 2026:
1. Beras
- Beras Medium: Rp12.300 – Rp12.800 (stabil)
- Beras Premium: Rp13.500 – Rp14.200 (stabil)
- Beras Lokal: Rp11.800 – Rp12.400 (turun Rp200)
2. Minyak Goreng
- Minyak Goreng Kemasan: Rp16.800 – Rp17.500 (naik Rp700)
- Minyak Goreng Curah: Rp14.200 – Rp14.700 (naik Rp500)
3. Bumbu Dapur
- Cabai Merah Besar: Rp38.000 – Rp42.000 (naik Rp3.500)
- Cabai Rawit Merah: Rp45.000 – Rp49.000 (naik Rp4.000)
- Bawang Merah: Rp24.500 – Rp27.000 (stabil)
- Bawang Putih: Rp22.800 – Rp25.300 (stabil)
- Gula Pasir: Rp15.200 – Rp15.800 (stabil)
3. Daging & Telur
- Daging Ayam Ras: Rp36.500 – Rp38.000 (naik Rp1.000)
- Telur Ayam Ras: Rp25.200 – Rp26.000 (stabil)
- Daging Sapi Lokal: Rp132.000 – Rp138.000 (stabil)
4. Ikan & Lainnya
- Ikan Tongkol: Rp28.000 – Rp32.000 (stabil)
- Ikan Ciu: Rp24.000 – Rp27.000 (stabil)
- Tepung Terigu: Rp13.000 – Rp13.600 (stabil)
- Garam Beryodium: Rp4.800 – Rp5.500 (stabil)
Faktor Penyebab Perubahan Harga
Beberapa para pedagang di sejumlah pasar menyebut ada beberapa faktor penyebab perubahan harga tersebut diantaranya:
1. Puncak Musim Kemarau: Curah hujan yang berkurang drastis mengganggu masa panen cabai dan bawang di daerah penghasil, sehingga pasokan menipis.
2. Biaya Distribusi: Kenaikan harga bahan bakar memengaruhi ongkos angkut barang dari Sumatera Selatan ke wilayah kepulauan.
3. Permintaan: Peningkatan permintaan jelang akhir pekan dan persiapan acara keluarga turut mendorong sedikit kenaikan harga beberapa komoditas.
Secara keseluruhan, stok bahan pokok di Bangka Belitung dinyatakan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 1–2 bulan ke depan. Demikian halnya dengan cadangan beras di gudang Bulog mencapai 1.200 ton, sedangkan komoditas impor seperti minyak goreng dan tepung terigu masih terus didatangkan secara rutin.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus memantau pergerakan harga. Jika kenaikan terus berlanjut, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Bulog dan pedagang besar untuk menyalakan operasi pasar guna menekan harga.
Masyarakat dihimbau agar membeli kebutuhan secukupnya saja agar tidak terjadi penimbunan.Kemudiann membandingkan harga di beberapa tempat sebelum bertransaksi, dan melaporkan jika ditemukan pedagang yang menjual di atas harga kewajaran melalui layanan pengaduan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.