Senin, 22 Juni 2026 WIB
BREAKING
BERITA

Prabowo Panggil Direksi Himbara, Kapitalisasi Gabungan Rp1.100 T

Prabowo Panggil Direksi Himbara, Kapitalisasi Gabungan Rp1.100 T
Ilustrasi. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COMPresiden Prabowo Subianto memanggil seluruh komisaris dan direksi bank Himpunan Bank Negara (Himbara) ke Istana Merdeka, Kamis (18/6/2026), dan menegaskan bank-bank pelat merah itu harus jadi tulang punggung ekonomi nasional bukan sekadar mesin laba.

Pertemuan ini bukan tanpa alasan kuat. Kapitalisasi pasar gabungan seluruh bank Himbara mencapai sekitar Rp1.100 triliun, setara 10 persen dari total nilai seluruh perusahaan di pasar modal Indonesia.

Angka Besar, Tanggung Jawab Besar

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, merinci angkanya usai pertemuan. Bank Mandiri tercatat memiliki kapitalisasi sekitar Rp450 triliun. BRI sedikit di atas angka yang sama. BNI berada di kisaran hampir Rp200 triliun. BSI dan BTN melengkapi total gabungan itu.

“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih Rp1.100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” kata Rosan.

Dengan bobot sebesar itu di bursa, gejolak pada bank-bank Himbara langsung berdampak ke pasar modal secara keseluruhan. Itulah yang membuat Prabowo ingin memastikan pengelolaannya tidak melenceng.

Perintah Prabowo: Layani Semua Lapisan

Prabowo menekankan bank Himbara tak boleh hanya memburu profit. Kehadirannya harus nyata dirasakan rakyat mulai dari segmen UMKM hingga korporasi besar.

“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan mengutip arahan Presiden.

Ini penting bagi jutaan pelaku usaha kecil yang selama ini masih kesulitan mengakses kredit bank formal. Jika arahan ini diterjemahkan serius ke kebijakan kredit, ada potensi dorongan nyata bagi UMKM yang selama ini tergantung pada pinjaman informal berbunga tinggi.

Kehati-hatian Jadi Syarat Mutlak

Tapi ada garis merah yang ditarik jelas. Rosan menegaskan ekspansi peran Himbara harus tetap berjalan di atas prinsip kehati-hatian dan profesionalisme. Tanpa itu, risiko kredit macet bisa menghantam stabilitas perbankan negara.

“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama,” tutur Rosan.

Pesan ini relevan mengingat pengalaman masa lalu, di mana tekanan pemerintah ke bank BUMN untuk menyalurkan kredit murah kerap berujung pada lonjakan kredit bermasalah.

Harga Minyak Turun, Ada Angin Segar

Rosan juga menyinggung soal kondisi eksternal. Harga minyak dunia sudah turun ke bawah 80 dolar AS per barel. Bagi Indonesia sebagai importir minyak, ini kabar baik karena tekanan pada anggaran subsidi energi berkurang, dan inflasi lebih mudah dijaga.

“Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” kata Rosan.

Sentimen positif dari harga minyak rendah bisa memperkuat ruang gerak fiskal pemerintah dan secara tidak langsung, memberi Himbara kondisi makro yang lebih kondusif untuk menyalurkan kredit.

Ekonomi Berdikari Jadi Visi

Satu kata yang berulang kali muncul dalam pernyataan Rosan yaitu berdikari. Prabowo ingin ekonomi Indonesia tidak terlalu bergantung pada modal dan lembaga keuangan asing. Bank Himbara adalah instrumen utama untuk mewujudkan itu.

“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkas Rosan.

Pertemuan di Istana ini menjadi sinyal bahwa Prabowo tidak sekadar ingin bank BUMN tumbuh besar di bursa. Ia ingin pertumbuhan itu punya dampak langsung ke denyut ekonomi rakyat dengan risiko yang tetap terukur.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda