PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Wings Air resmi menerbangi rute langsung Batam (BTH)–Pangkalpinang (PGK) pulang pergi mulai 18 Juni 2026, tepat sehari sebelum Festival Pasir Padi digelar di ibu kota Bangka Belitung itu. Penerbangan perdana mendarat di Bandara Depati Amir pada pukul 17.20 WIB dengan 61 penumpang.
Rute baru ini langsung membuka jalur antarwilayah kepulauan yang selama ini mengandalkan kapal laut atau transit via Jakarta. Bagi warga Bangka Belitung, Batam kini bisa dicapai kurang dari dua jam sekaligus menjadi pintu masuk ke jaringan penerbangan Lion Group yang lebih luas.
Tiga Kali Sepekan, Pakai ATR 72-600
Wings Air mengoperasikan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi ekonomi untuk rute ini. Turboprop modern itu memang dirancang untuk jalur jarak pendek hingga menengah point to point seperti Batam–Pangkalpinang.
Jadwalnya tiga kali seminggu. Dari Batam menuju Pangkalpinang, penerbangan IW-2277 berangkat tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 16.10 WIB, tiba 17.50 WIB. Arah sebaliknya, IW-2276 dari Pangkalpinang ke Batam, terbang tiap Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 07.00 WIB, mendarat 08.30 WIB.
Malam pembukaan rute, 72 kursi untuk keberangkatan Jumat pagi dilaporkan sudah penuh.
“Insya Allah besok pagi berangkat dari Pangkalpinang–Batam jam 07.00 WIB. Besok full capacity 72 orang penumpang akan terbang melalui Pangkalpinang,” kata Muhammad Syahril, GM PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Depati Amir, Kamis (18/6/2026).
Koneksi ke Medan, Pekanbaru, hingga Jeddah
Dari Batam, penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Medan, Padang, Pekanbaru, Letung, Natuna, Jambi, Pontianak, Kuala Lumpur, bahkan Jeddah untuk penerbangan umrah semua lewat jaringan Wings Air dan Lion Group.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan rute ini bukan sekadar menghubungkan dua kota.
“Tidak hanya menghubungkan Batam dan Pangkalpinang, rute ini juga membuka koneksi perjalanan ke berbagai kota lainnya melalui jaringan penerbangan yang saling terintegrasi,” ujar Danang, Kamis (18/6/2026).
Dari sisi mobilitas, rute ini memangkas waktu dan biaya perjalanan antarpulau yang selama ini cukup menyita tenaga. Pelaku usaha, mahasiswa, hingga wisatawan kini punya opsi yang jauh lebih ringkas.
Momentum Festival dan Pariwisata Babel
Waktu peluncuran rute ini bukan kebetulan. Festival Pasir Padi dijadwalkan berlangsung 19–21 Juni 2026 di Pangkalpinang, dan manajemen bandara berharap konektivitas baru ini mendorong kedatangan wisatawan dari Kepulauan Riau maupun kota-kota yang terhubung via Batam.
Muhammad Syahril menyebut rute baru ini bisa memberi efek ganda untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus promosi pariwisata dua daerah.
“Dengan adanya penambahan penerbangan rute Pangkalpinang–Batam PP ini akan menambah pertumbuhan ekonomi, juga untuk mengembangkan pariwisata di kedua daerah,” jelasnya.
Bangka Belitung memang sedang agresif menggenjot kunjungan wisata. Pantai-pantai berbatu granit dan situs budaya Tionghoa-Melayu di kawasan ini terus dibenahi. Akses udara langsung dari Batam yang ramai dikunjungi warga Malaysia dan Singapura berpotensi memperluas pasar wisatawan mancanegara ke Babel.
Pesan Tiket Lewat BookCabin
Untuk pemesanan, Wings Air menyediakan layanan melalui aplikasi BookCabin. Penumpang bisa beli tiket, check-in online, pilih kursi, dan atur kebutuhan perjalanan lain dalam satu platform.
Harga tiket untuk rute Batam–Pangkalpinang belum diumumkan secara resmi, namun biasanya berada di kisaran kompetitif untuk rute turboprop jarak pendek. Calon penumpang disarankan memesan lebih awal mengingat kapasitas pesawat hanya 72 kursi dan frekuensi terbatas tiga kali seminggu.
Dengan rute ini, Pangkalpinang kini terhubung langsung ke jaringan udara Batam, sebuah langkah kecil yang dampaknya bisa cukup besar bagi mobilitas warga dua kepulauan itu.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.