Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Kasus Dugaan Pemerkosaan Hakimi Guncang Timnas Maroko di Piala Dunia

Kasus dugaan pemerkosaan Hakimi yang mengguncang timnas Maroko di Piala Dunia
Achraf Hakimi. (Ilustrasi: AI)

Kasus hukum yang menjerat mantan pemain Inter Milan ini sebenarnya sudah bergulir cukup lama. Kasus dugaan pemerkosaan Hakimi bermula pada Maret 2023 setelah seorang wanita berusia 24 tahun melaporkan tindakan kekerasan seksual di kediaman sang pemain di pinggiran kota Paris. Sejak awal mula kasus ini mencuat, Hakimi secara konsisten membantah keras tuduhan tersebut dan menilai ada motif lain di balik laporan tersebut.

Pihak korban menyambut baik putusan terbaru pengadilan tinggi Versailles yang menolak banding Hakimi. Rachel-Flore Pardo, pengacara korban, menyatakan proses hukum yang panjang ini mulai menemui titik terang. Pihak pelapor berharap persidangan dapat berjalan objektif tanpa terpengaruh status kebintangannya sebagai pesepak bola global.

“Setelah klien saya difitnah dan disudutkan oleh pihak pembela Hakimi, keputusan ini membawa rasa lega dan harapan baru,” ungkap Pardo.

Di sisi lain, Hakimi mencurahkan kegundahan hatinya lewat media sosial. Melalui unggahan di akun X pribadinya, ia merasa status selebritasnya telah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendulang keuntungan reputasi atau finansial.

“Jika saya bukan orang terkenal, kasus ini pasti sudah digugurkan. Terkadang saya merasa telah menjadi target yang mudah,” tulis Hakimi. Ia juga menegaskan bahwa pusaran kasus ini telah merugikan nama baik diri, keluarga, serta mencederai kebenaran yang sesungguhnya.

Bagaimanapun juga, jalannya persidangan nanti yang akan membuktikan kebenaran kasus ini secara hukum di pengadilan.

Dampak Taktis dan Agenda Berat Maroko

Kehadiran Hakimi di sisi kanan pertahanan Maroko memang hampir tidak tergantikan. Sebagai salah satu bek kanan terbaik dunia, kemampuannya melakukan tusukan (overlapping run) menjadi motor serangan utama Singa Atlas. Kehilangan fokus dari sang kapten bisa berdampak fatal bagi stabilitas pertahanan tim yang mengandalkan kedisiplinan posisi tingkat tinggi.

Statistik menunjukkan kontribusi masif Hakimi bagi permainan Maroko dalam beberapa laga internasional terakhir. Kemampuan transisi cepat dari bertahan ke menyerang yang ia miliki adalah poros dari strategi serangan balik cepat milik Ouahbi.

Metrik Performa (Per Laga) Rata-rata di Timnas Laga vs Skotlandia
Akurasi Umpan 87.5% 89.1%
Tekel Sukses 2.4 3.0
Intersep 1.8 2.0
Umpan Kunci 1.5 1.0

Angka di atas menunjukkan bahwa di bawah tekanan mental yang hebat pun, efektivitas permainan Hakimi tidak mengalami penurunan berarti. Namun, turnamen Piala Dunia adalah maraton psikologis yang menguras energi. Tantangan sesungguhnya bagi tim medis dan staf pelatih Maroko adalah menjaga agar grafik performa ini tidak merosot pada laga-laga berikutnya di fase grup yang dipastikan berjalan lebih sengit. Maroko kini harus segera bersiap menghadapi laga kedua grup dengan fokus penuh pada aspek taktis lapangan sembari memblokir kebisingan ruang sidang di Prancis.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda