DA NANG — Startup teknologi di Da Nang bergerak dari ide ke produk yang dipakai sehari-hari. Dari platform perpustakaan digital Skoolib sampai robot pengiriman otonom, dua contoh ini memperlihatkan arah baru ekosistem startup kota pesisir Vietnam itu.
Yang menarik, keduanya lahir dari masalah yang sangat konkret. Satu menyasar perpustakaan yang masih mencatat peminjaman di Excel atau kertas. Satunya lagi menjawab ongkos kirim yang mahal untuk pesanan kecil.
Startup teknologi yang lahir dari masalah nyata
Bookshare Co., Ltd., perusahaan yang didirikan Ngo Tan Tien, memulai langkahnya dari kebutuhan sederhana: membantu perpustakaan menyimpan, mengelola, dan berbagi pengetahuan tanpa proses manual yang merepotkan. Di banyak perpustakaan kecil, sekolah, dan koleksi buku komunitas, pekerjaan administratif masih dilakukan dengan cara lama. Data tercecer. Pencarian buku lambat. Statistik peminjaman sulit dibaca.
Situasi itu mendorong Bookshare membangun Skoolib, platform manajemen perpustakaan cerdas yang berjalan di web dan ponsel. Sebelum lahirnya Skoolib, perusahaan lebih dulu merilis Handy Library, aplikasi seluler untuk mengelola perpustakaan pribadi. Aplikasi ini mencatat lebih dari 1 juta unduhan, mendukung 25 bahasa, dan tersedia di lebih dari 100 negara. Basis pengguna itu memberi tim pendiri gambaran yang lebih jelas soal kebutuhan pasar.
Skoolib kini dipakai di berbagai jenis perpustakaan, dari koleksi pribadi sampai perpustakaan sekolah dan komunitas. Fitur yang disediakan cukup lengkap: manajemen dokumen, pemindaian ISBN, peminjaman dan pengembalian, kontrol akses, statistik, sampai pencarian daring. Bagi pengguna, manfaat paling terasa ada pada satu hal yang sering dianggap sepele: mereka bisa mencari materi lebih dulu sebelum datang ke perpustakaan.
“Kami ingin membuat pengelolaan perpustakaan lebih sederhana dan relevan untuk kebutuhan nyata di lapangan,” kata pihak Bookshare dalam bahan yang dibagikan kepada komunitas startup setempat. Bagi sekolah, dampaknya lebih luas. Siswa lebih mudah menjangkau bahan baca. Pihak sekolah pun punya data untuk melihat seberapa aktif perpustakaan dipakai.
Robot pengiriman otonom dan tantangan jalan Vietnam
Di jalur lain, Alpha Asimov Robotics mengejar target yang jauh lebih rumit: robot pengiriman otonom. CEO Nguyen Tuan Anh memilih proyek ini karena melihat biaya pengiriman kecil sering tidak efisien. Jika ada sistem otomatis yang stabil dan murah, pengguna dan pelaku usaha sama-sama diuntungkan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.