Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Prediksi & Analisis Selandia Baru vs Mesir Grup G Piala Dunia 2026: Ujian Berat Kiwi Melawan Firaun

Prediksi & Analisis Selandia Baru vs Mesir Grup G Piala Dunia 2026: Ujian Berat Kiwi Melawan Firaun
Ilustrasi pertandingan Selandia Baru vs Mesir. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas Selandia Baru bertemu Mesir di Grup G Piala Dunia FIFA 2026, BC Place Stadium, Vancouver, Senin (22/6) pukul 08.00 WIB laga yang mempertemukan dua filosofi sepak bola yang bertolak belakang tajam. Di satu sisi ada tim yang hidup dari disiplin dan fisik, di sisi lain ada Mohamed Salah.

Hasilnya bukan sekadar soal skor. Ini tentang apakah pertahanan rapat Selandia Baru mampu membungkam salah satu penyerang terbaik dunia saat ini.

Susunan Pemain

Selandia Baru diperkirakan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Max Crocombe di bawah mistar. Lini belakang diisi Tim Payne, Tommy Surman, Michael Boxall, dan Liberato Cacace. Duet gelandang bertahan Joe Bell dan Marko Stamenić menjadi pagar hidup di depan pertahanan, sementara Chris Wood bertugas tunggal sebagai ujung tombak.

Mesir juga diperkirakan bermain dengan formasi sama 4-2-3-1. Mohamed Shobeir jaga gawang. Hamdy Lasheen dan Marwan Attia mengawal lini tengah. Yang paling krusial adalah Mohamed Salah bermain sebagai gelandang serang kanan, berduet dengan Omar Marmoush di depan. Kombinasi itu sudah cukup membuat pelatih mana pun pusing.

Kekuatan dan Kelemahan Masing-Masing

All Whites julukan dari Selandia Baru adalah tim yang tahu betul batasannya. Mereka tidak memiliki bintang sekelas Salah, tapi punya sesuatu yang berbeda: kekompakan. Selama kualifikasi, mereka hanya kebobolan empat gol dalam delapan pertandingan. Angka yang sangat solid.

Michael Boxall menjadi tembok di lini belakang. Tangguh di udara, berani dalam tekel. Sementara Sarpreet Singh mengisi peran kreatif pemain paling terampil secara teknis di skuad ini. Tapi kelemahan Selandia Baru jelas: jika serangan balik mandek, opsi lain nyaris tidak ada. Variasi serangan sangat terbatas.

Mesir punya masalah berbeda. Mereka kaya bakat, bahkan terlalu kaya sampai kadang lupa bermain kolektif. Ketergantungan pada Salah adalah pedang bermata dua jika lawan berhasil menetralisirnya, alur serangan Mesir bisa terputus total. Konsentrasi lini belakang mereka juga kerap turun saat menghadapi serangan balik cepat.

Tapi rata-rata 2,3 gol per pertandingan di babak penyisihan Afrika itu bukan angka kecil.

Bagaimana Laga Ini Akan Berjalan

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda