JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Tecno Camon Slim resmi meluncur global pada Senin, 22 Juni 2026, mengusung bodi tipis 6,39mm yang tetap dijejali baterai 5.600mAh. Inilah jurus terbaru Tecno memperluas lini ramping setelah Spark Slim dan Pova Slim.
Buat pasar Indonesia, kabar baik dan kurang baik datang bersamaan. Ponsel ini dipastikan dirilis bertahap ke banyak negara, tapi tanggal dan harga resmi untuk Indonesia belum diumumkan Tecno.
Tecno Camon Slim: tipis tapi tahan air IP69
Dimensinya 162,8 x 77,7 x 6,39mm. Tecno mengeklaim ini salah satu ponsel paling tipis yang masih memuat baterai 5.600mAh. Bahannya unibody melengkung 3D.
Ada lima pilihan warna: New Mondrian, Prism Black, Jungle Green, Van Gogh Blue, dan Burgundy Red. Varian New Mondrian menarik perhatian. Ia memakai lapisan photochromic. Kena sinar UV, warnanya berubah jadi blok kuning, hijau, dan cyan.
Yang jarang ditemui di bodi setipis ini: sertifikasi IP69 sekaligus IP68. Artinya tahan debu dan semprotan air bertekanan tinggi. Tipis biasanya identik dengan rapuh, Tecno coba membalik anggapan itu.
Modul kamera juga dapat sentuhan unik. Tecno menanam panel mini LED berisi 354 lampu. Tersedia 55 skema pencahayaan untuk notifikasi, panggilan masuk, pengisian daya, sampai gaming. Pengguna bahkan bisa membuat animasi mata berkedip atau senyum.
Layar 144Hz dan dapur pacu Helio G200
Layarnya 6,78 inci AMOLED beresolusi 1.5K (1224 x 2720 piksel) dengan refresh rate 144Hz. Kerapatannya sekitar 440 ppi, ditambah desain punch hole. Kombinasi layar lebar dan bodi tipis bikin nyaman buat nonton maupun gulir media sosial seharian.
Otaknya MediaTek Helio G200 Ultimate. Chipset ini penyegaran dari Helio G99, fokus ke efisiensi dan gaming kelas menengah. RAM-nya 8GB dengan penyimpanan 128GB atau 256GB, dan bisa diperluas secara virtual hingga 24GB. Sistemnya sudah Android 16 berbalut HiOS 16.2.
Soal tenaga, skor Geekbench-nya tercatat 997 single-core dan 2.950 multi-core. Bukan kelas flagship. Tapi cukup untuk pemakaian harian dan main Mobile Legends di setelan tinggi 60fps.
Kamera tunggal 50MP Sony Lytia
Tecno memilih pendekatan minimalis di kamera. Di belakang cuma ada satu sensor utama 50MP Sony LYTIA 600 berukuran 1/2 inci, ditemani flicker sensor. Tidak ada lensa ultrawide. Kamera depannya 32MP.
Konsep yang ditawarkan disebut “FlashSnap phone”. Mengandalkan AI untuk foto malam yang stabil. Cocok bagi pengguna yang merasa satu kamera utama berkualitas sudah lebih dari cukup.
Baterai 5.600mAh, isi cepat 60W
Baterai 5.600mAh diklaim awet hingga lima tahun pemakaian. Pengisiannya pakai Ultra Charge 60W, dengan adapter U600TSA 60W yang muncul di dokumen FCC.
Fitur pelengkapnya cukup lengkap: speaker ganda Dolby Atmos, NFC, IR Blaster, dan pemindai sidik jari di dalam layar.
Harga dan kapan masuk Indonesia
Harga global belum diumumkan resmi. Di India sempat beredar rumor banderol Rp4 jutaan (sekitar βΉ22.999), tapi statusnya masih “Coming Soon”. Untuk Indonesia, Tecno menyatakan akan menggulirkan peluncuran ke berbagai pasar dan menyusulkan informasi harga lokal.
Belum ada tanggal maupun harga resmi dari Tecno Indonesia. Kami akan memperbarui begitu informasinya keluar.
| Spesifikasi | Tecno Camon Slim |
|---|---|
| Layar | 6,78″ AMOLED 1.5K, 144Hz |
| Chipset | MediaTek Helio G200 Ultimate |
| RAM/Storage | 8GB / 128GB-256GB |
| Kamera | 50MP Sony LYTIA 600 + 32MP depan |
| Baterai | 5.600mAh, 60W |
| Bodi | 6,39mm, IP69 + IP68 |
FAQ singkat
Kapan Tecno Camon Slim rilis? Global 22 Juni 2026. Indonesia belum ada tanggal.
Berapa tebalnya? 6,39mm, dengan sertifikasi IP69 dan IP68.
Berapa MP kameranya? Belakang 50MP Sony LYTIA 600, depan 32MP.
Berapa harganya? Belum diumumkan resmi. Tunggu info harga Indonesia.
Sumber: GSMArena, Gadgets360, PR Newswire, REVU Philippines.
π Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.