Periode 26–28 Juni 2026
- Umumnya didominasi hujan ringan hingga lebat.
- Status siaga: Hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di Aceh dan Maluku.
- Waspada angin kencang: Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Periode 29 Juni – 2 Juli 2026
- Hujan ringan hingga lebat masih berpotensi merata.
- Waspada angin kencang: Jawa Barat, Maluku, dan Papua Selatan.
Imbauan BMKG
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi cuaca yang berubah-ubah:
– Antisipasi risiko banjir, longsor, dan pohon tumbang saat hujan lebat.
– Jaga kecukupan cairan tubuh dan gunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.
– Mulai menerapkan penghematan air bersih menjelang puncak musim kemarau.
– Pantau terus informasi dan peringatan dini resmi melalui situs, aplikasi, atau saluran media sosial BMKG.
Pertanyaan Umum
Q: Kapan musim kemarau dimulai di Indonesia?
A: Sebanyak 37,6% wilayah sudah masuk musim kemarau pada dasarian III Juni 2026, namun penyebarannya bertahap.
Q: Mengapa masih hujan meski sudah masuk kemarau?
A: Karena masih aktifnya fenomena MJO, gelombang atmosfer, dan sirkulasi angin yang mendukung pembentukan awan hujan.
Q: Wilayah mana yang paling berisiko hujan lebat?
A: Khususnya Aceh dan Maluku pada periode 26–28 Juni, serta wilayah lain yang disebutkan dalam prakiraan.
Q: Di mana bisa cek info cuaca terbaru?
A: Lewat situs resmi bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial resmi BMKG.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.