Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Data iPhone 18 Pro Bocor dari Tata Electronics, Supplier Apple Terekspos

Data iPhone 18 Pro Bocor dari Tata Electronics, Supplier Apple Terekspos
Foto: Way Studios/Pexels

JAKARTA — Ratusan ribu file milik Tata Electronics, pemasok sekaligus perakit iPhone terbesar Apple di India, kini beredar di dark web — dan di dalamnya ada foto serta daftar komponen iPhone 18 Pro yang belum diluncurkan. Ini bukan kebocoran biasa. Ini membuka dapur terbesar Apple kepada siapa saja yang mau melihat.

Kelompok ransomware bernama World Leaks mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber ke sistem Tata Electronics. Mereka mengunggah lebih dari 200.000 file ke dark web, menurut laporan Reuters yang dikonfirmasi oleh sumber internal yang mengetahui persoalan ini. File-file itu mencakup daftar komponen terperinci, nama-nama pemasok spesifik, hingga foto-foto iPhone yang sedang menjalani uji jatuh di pabrik Tata di India — bertanggal awal 2026.

Apa yang Sebenarnya Bocor?

Setidaknya enam file memetakan ratusan komponen iPhone 18 Pro ke pemasok masing-masing secara spesifik. Ada detail chip di papan sirkuit utama, komponen baterai, hingga modul kamera. Dokumen-dokumen itu juga memperlihatkan mana komponen yang dipasok oleh banyak vendor — artinya Apple punya daya tawar — dan mana yang hanya mengandalkan satu atau dua pemasok, yang bisa jadi titik lemah rantai produksi.

Foto-foto dalam folder iPhone 18 Pro menampilkan ponsel berbentuk slab abu-abu dengan tiga kamera belakang dan logo Apple, diambil di salah satu fasilitas Tata. Sumber yang familiar dengan materi tersebut mengonfirmasi ke Reuters bahwa foto itu adalah unit iPhone 18 Pro. Beberapa file juga membawa tanda air bertuliskan nama karyawan — petunjuk bahwa kebocoran ini kemungkinan melibatkan akses internal, bukan sekadar peretasan dari luar.

Yang membuat ini lebih serius: kebocoran ini bukan sekadar soal bocornya desain produk. Dokumen rantai pasok seperti ini memperlihatkan siapa berbisnis dengan siapa, berapa volume yang dibutuhkan, dan di mana titik-titik kritis produksi Apple. Kompetitor — atau aktor negara — yang mendapatkan data ini bisa memetakan kelemahan Apple jauh sebelum iPhone 18 Pro masuk pasaran.

Kenapa Ini Penting bagi Apple — dan India

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda