JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Lucinta Luna kembali membuat publik kaget. Dua momen besar sekaligus menandai pertengahan 2026: operasi pita suara ketiga dan penampilan maskulin sebagai Muhammad Fatah saat salat Idul Fitri di Seoul.
Dua peristiwa ini bukan sekadar gosip selebritas. Keduanya menandai pergeseran besar dalam perjalanan hidup Lucinta dari sosok feminin yang bertahun-tahun menguasai layar infotainment, menuju proses panjang kembali ke identitas asal.
Operasi Pita Suara Ketiga karena Masalah Imigrasi
Dalam siaran TikTok Live pada 27 Juni 2026, Lucinta Luna mengungkap alasan di balik operasi pita suaranya yang ketiga, sekitar tiga bulan lalu.
Alasannya mengejutkan. Bukan semata soal estetika, tapi karena setiap kali melintas imigrasi luar negeri, ia selalu dicegat. Pertanyaannya selalu sama: apakah kamu perempuan? Ketika Lucinta menjawab iya, petugas langsung mempertanyakan suaranya yang terdengar seperti laki-laki.
“Itu bikin aku capek banget,” kata Lucinta dalam siaran tersebut.
Operasi ini menjadi yang ketiga setelah prosedur serupa di 2022 dan 2024. Proses pemulihannya tidak ringan selama enam bulan ke depan ia harus membatasi bicara, menghindari makanan pedas, mengatur pernapasan, bahkan menahan bersin dan batuk. Suaranya kini lebih lembut, masih ada sedikit serak, tapi jauh lebih halus dari sebelumnya.
Lucinta menyebut ini sebagai langkah penting dalam “comeback 2026”-nya.
Mas Fatah Muncul di Seoul, Salat Id di Barisan Pria
Momen yang mungkin lebih mengejutkan terjadi lebih awal. Pada Idul Fitri 1447 H, 21 Maret 2026, Lucinta hadir di Seoul Central Mosque, Korea Selatan bukan dengan tampilan feminin seperti biasa, melainkan dengan baju koko, sarung, dan peci hitam. Rambut dipangkas pendek, model pria Korea. Ia berdiri di barisan shaf laki-laki.
Ini adalah kali pertama ia salat Id berjamaah sebagai pria.
“Aku berdiri di barisan shaf laki-laki. Ini langkah berani penuh makna dalam perjalanan imanku. Semoga dari sini aku bisa perlahan memperbaiki diri,” kata Lucinta dalam unggahan yang kemudian viral di berbagai platform.
Reaksi publik terbelah. Banjir dukungan dan doa datang dari mereka yang berharap ia kembali ke identitas asalnya. Tapi tak sedikit yang meragukan keseriusan langkah ini, mengingat Lucinta bukan pertama kali memperlihatkan momen seperti ini ke publik.
Nangis di Podcast: “Gue Nggak Tenang”
Di balik semua perubahan itu, Lucinta mengaku tidak baik-baik saja. Dalam podcast Ivan Gunawan yang tayang 5 April 2026, ia menangis saat bercerita soal kondisi mentalnya.
“Gue nggak tenang. Tiap malam nangis terus karena penuh tuntutan dari orang,” ujarnya. Ia merasa hidupnya terlalu banyak dikendalikan oleh ekspektasi netizen dari mereka yang mendukung, sampai yang menghujat.
Tapi ia menegaskan tekadnya. “Semua orang mendukung, tapi nggak semudah itu buat gue.” Lucinta meminta ruang untuk berproses menjadi Mas Fatah tanpa tekanan dari luar.
Perjalanan Lucinta Luna di 2026 ini mencerminkan kompleksitas yang jarang dibicarakan secara serius di media hiburan Indonesia: proses seseorang kembali ke identitas awalnya setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan yang berbeda dengan segala beban sosial, spiritual, dan fisik yang menyertainya.
Sumber: C&R TV, TabloidBintang, GenVoice (diperbarui 27 Juni 2026).

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.