Sabtu, 4 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Tekuk Ghana, Lolos ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026
Foto: Howard Bouchevereau/Unsplash

KANSAS CITY — Timnas Kolombia memastikan diri melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Ghana dengan skor tipis 1-0 di Kansas City, Jumat (3/7). Gol semata wayang Jhon Arias menjadi penentu kemenangan yang membawa anak asuh Néstor Lorenzo melaju ke fase gugur untuk menantang Swiss di Vancouver, Kanada.

Sepak bola bukan sekadar adu lari, tapi soal efisiensi. Kolombia membuktikannya dini hari tadi. Pertandingan baru berjalan 14 menit saat Jhon Arias merobek jala gawang Ghana.

Berawal dari skema serangan cepat, Luis Javier Suárez—yang masuk menggantikan Jhon Córdoba—mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan. Arias, yang berdiri bebas di tiang jauh, sukses menyambar bola untuk merobek gawang Lawrence Ati Zigi. Gol ini langsung mengubah peta permainan di lapangan.

Dominasi dan Soliditas Pertahanan

Meski Ghana sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh Thomas Partey di awal laga, Kolombia segera mengambil alih kendali permainan. Skuad racikan Néstor Lorenzo menunjukkan kematangan taktis dengan menjaga ritme dan menguasai bola secara dominan. Pertahanan yang dikomandoi Davinson Sánchez dan Jhon Lucumí tampil disiplin, membatasi ruang gerak penyerang lawan sepanjang 90 menit.

Kolombia bermain rapat. Mereka memaksa Ghana bermain di area yang tidak nyaman. Pelatih Néstor Lorenzo membuat keputusan berani saat menarik keluar James Rodríguez pada jeda babak pertama. Sang kapten veteran dianggap tidak memberikan kontribusi maksimal dalam aliran serangan.

Keputusan ini terbukti efektif dalam menjaga intensitas permainan Kolombia yang terus menekan melalui aksi Luis Díaz dan Juan Fernando Quintero. Pergantian ini bukan tanda penurunan performa, melainkan penyesuaian untuk menjaga aliran bola agar tetap cair di babak kedua.

Data Statistik Pertandingan

Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan perbedaan kelas dalam hal pengorganisasian permainan di lini tengah. Kolombia mampu mempertahankan penguasaan bola hingga 58 persen, memaksa Ghana lebih banyak bermain melalui skema serangan balik yang kurang terarah.

Statistik
Kolombia
Ghana

Penguasaan Bola
58%
42%

Tembakan ke Gawang
6
2

Akurasi Operan
89%
76%

Peluang yang Terbuang dan Ketangguhan Kiper

Kolombia sebenarnya punya kans untuk menutup laga dengan keunggulan lebih besar. Sayangnya, aksi gemilang kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, menggagalkan sejumlah peluang emas dari kaki Johan Mojica dan Luis Díaz. Sebuah gol tambahan dari Luis Díaz di babak kedua juga harus dianulir oleh wasit akibat jebakan offside yang sangat tipis.

Ati Zigi bekerja sangat keras. Tanpa refleksnya, gawang Ghana mungkin sudah jebol lebih dari sekali. Meski menang tipis, Néstor Lorenzo tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya dalam sesi konferensi pers pasca-laga. “Kami tahu Ghana adalah tim yang berbahaya dalam transisi, namun disiplin posisi pemain kami adalah kunci kemenangan hari ini,” ujarnya.

Langkah Menuju Perempat Final

Keberhasilan ini menjadi sejarah tersendiri bagi Kolombia. Mereka kini menjadi tim yang telah mencatatkan penampilan di ketiga negara tuan rumah: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Statistik pertahanan mereka pun patut diacungi jempol, dengan hanya kebobolan satu gol dari empat pertandingan sepanjang turnamen ini. Mereka kini mengincar tiket perempat final, sebuah capaian yang terakhir kali mereka rasakan saat tampil di Piala Dunia Brasil 2014.

Ujian berat telah menanti di babak 16 besar saat mereka harus menghadapi Swiss di BC Place, Vancouver, pada Selasa (7/7) mendatang. Jika melihat performa kolektif yang ditunjukkan sejauh ini, Kolombia menjadi salah satu tim paling konsisten di ajang bergengsi ini.

Konsistensi di setiap lini akan menjadi kunci utama mereka saat menghadapi ketangguhan lini pertahanan Swiss dalam perebutan kursi perempat final.

Para pemain Kolombia harus tetap waspada. Pertarungan di Vancouver akan membutuhkan energi ekstra dan kedalaman taktik yang lebih matang daripada laga hari ini. Fokus kini beralih ke persiapan fisik pemain untuk menghadapi jadwal padat yang menuntut performa puncak di setiap fase gugur yang tersisa.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda