Rabu, 8 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, AI dan Digital Printing Jadi Sorotan Industri Grafika Indonesia

Surabaya Printing Expo 2026 di Grand City Surabaya menampilkan teknologi AI dan digital printing terbaru
Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, AI dan Digital Printing Jadi Sorotan Industri Grafika Indonesia. Credit: Dok. JournalArta

SURABAYA, JOURNALARTA.COMSurabaya Printing Expo 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Center, Surabaya, pada Rabu (8/7/2026). Memasuki penyelenggaraan ke-19, pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur ini menjadi ajang unjuk teknologi terbaru, mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digital printing, hingga solusi 3D printing yang mendukung transformasi industri grafika nasional.

Pameran yang berlangsung hingga 11 Juli 2026 tersebut menghadirkan lebih dari 150 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyelenggara menargetkan sekitar 15.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi katalis percepatan pertumbuhan industri grafika, khususnya di Jawa Timur yang memiliki peran penting sebagai pusat manufaktur, industri kemasan, periklanan, dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, perkembangan teknologi menjadi faktor utama yang mendorong pelaku industri meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menghadirkan layanan yang lebih inovatif kepada pelanggan.

AI Jadi Tren Utama di Surabaya Printing Expo 2026

Salah satu daya tarik utama Surabaya Printing Expo 2026 adalah semakin luasnya penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam industri percetakan. Teknologi ini mulai dimanfaatkan untuk membantu proses desain otomatis, koreksi warna berbasis AI, optimalisasi tata letak, prediksi kebutuhan produksi, hingga pengendalian kualitas hasil cetak secara lebih akurat.

Penerapan AI dinilai mampu memangkas waktu produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan percetakan. Tidak hanya perusahaan besar, teknologi ini juga mulai dilirik oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing di era digital.

Selain AI, berbagai perusahaan memamerkan mesin digital printing berkecepatan tinggi, UV printing, label printing, perangkat finishing otomatis, hingga teknologi 3D printing yang kini semakin banyak digunakan untuk kebutuhan manufaktur, prototipe, pendidikan, kesehatan, dan industri kreatif.

Transformasi Digital Dorong Industri Percetakan Indonesia

Transformasi digital menjadi tema besar yang diangkat dalam Surabaya Printing Expo 2026. Industri percetakan kini tidak lagi hanya mengandalkan mesin cetak konvensional, tetapi juga mengintegrasikan perangkat lunak berbasis cloud, otomatisasi produksi, Internet of Things (IoT), serta AI untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

Melalui inovasi tersebut, perusahaan percetakan dapat mengurangi biaya operasional, mempercepat proses produksi, sekaligus memberikan hasil cetak yang lebih konsisten sesuai kebutuhan pelanggan.

Hadirkan Seminar dan Workshop Teknologi

Selain menghadirkan ratusan produk dan teknologi terbaru, Surabaya Printing Expo 2026 juga menggelar berbagai seminar, workshop, serta sesi edukasi mengenai AI, digital printing, strategi bisnis percetakan, hingga pengembangan UMKM di era transformasi digital.

Kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengetahuan antara produsen mesin, distributor, pelaku usaha, akademisi, dan profesional industri grafika untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jaringan bisnis.

Prospek Industri Percetakan Semakin Positif

Meningkatnya adopsi AI dan otomatisasi diperkirakan akan mempercepat transformasi industri percetakan Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Pelaku usaha dituntut tidak hanya berinvestasi pada mesin berteknologi tinggi, tetapi juga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu mengoperasikan sistem digital yang semakin canggih.

Melalui Surabaya Printing Expo 2026, Surabaya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan industri grafika nasional. Pameran ini diharapkan mampu mendorong inovasi, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat daya saing industri percetakan Indonesia di tingkat regional maupun global.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda