Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Deretan Kejutan Piala Dunia 2026: Brasil, Jerman, dan Belanda Tumbang di 16 Besar

Deretan Kejutan Piala Dunia 2026
Foto: Altan KENDİRCİ/Pexels

JAKARTA — Hampir sebulan bergulir, Piala Dunia 2026 menghadirkan sederet kejutan besar. Sejumlah tim unggulan justru angkat koper lebih cepat, sementara tim-tim nonfavorit tampil mengejutkan dengan melaju hingga babak delapan besar.

Babak 16 besar menjadi akhir perjalanan sejumlah raksasa sepak bola dunia. Brasil, salah satu favorit juara, tersingkir setelah dikalahkan Norwegia. Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo takluk 0-1 dari Spanyol. Jerman menyerah kepada Paraguay melalui adu penalti, sedangkan Belanda harus mengakui keunggulan Maroko. Tuan rumah Amerika Serikat juga tumbang di tangan Belgia dengan skor telak 4-1.

Tumbangnya nama-nama besar tersebut menegaskan bahwa peta kekuatan sepak bola dunia semakin merata. Tim yang sebelumnya dipandang sebelah mata kini membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi, memaksa para unggulan pulang lebih awal dari yang diperkirakan.

Meski demikian, sejumlah tim besar berhasil selamat dengan perjuangan berat. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2 atas Mesir, meski Lionel Messi sempat gagal mengeksekusi penalti. Inggris memastikan tiket ke delapan besar setelah menyingkirkan Meksiko, walau sempat bermain dengan sepuluh orang di pengujung laga.

Swiss melaju usai menaklukkan Kolombia lewat drama adu penalti, sedangkan Norwegia melengkapi kejutan dengan menumbangkan Brasil. Hasil-hasil ini menjadikan babak 16 besar edisi 2026 sebagai salah satu yang paling dramatis dalam sejarah turnamen.

Eropa Mendominasi Perempat Final

Komposisi delapan besar Piala Dunia 2026 didominasi wakil Eropa. Enam negara dari Benua Biru, yakni Prancis, Spanyol, Belgia, Inggris, Swiss, dan Norwegia, berhasil melaju ke perempat final. Dua tempat lainnya ditempati Argentina sebagai wakil Amerika Selatan dan Maroko dari Afrika yang tampil sebagai kuda hitam.

Babak perempat final akan berlangsung pada 9-11 Juli waktu setempat. Laga pembuka mempertemukan Prancis melawan Maroko—dua tim yang sama-sama tampil impresif di babak sebelumnya. Prancis lolos usai menyingkirkan Paraguay, sementara Maroko melangkah setelah mengalahkan Belanda.

Pada pertandingan lainnya, Spanyol yang tampil solid akan ditantang Belgia. Duel ini menjanjikan pertarungan taktik menarik, mengingat Spanyol menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan sepanjang turnamen. Dengan dominasi Eropa dan hadirnya kejutan dari Maroko, perempat final Piala Dunia 2026 dipastikan berlangsung sengit dan penuh gengsi.

Perempat Final Dinanti

Rentetan kejutan di babak 16 besar membuat perempat final Piala Dunia 2026 semakin dinanti. Absennya sejumlah raksasa seperti Brasil, Jerman, dan Portugal membuka peluang lebih lebar bagi tim-tim yang selama ini jarang diperhitungkan untuk melangkah jauh.

Publik sepak bola pun menyaksikan turnamen yang jauh lebih sulit ditebak dibanding edisi-edisi sebelumnya. Dengan komposisi delapan besar yang tidak biasa, setiap laga menjanjikan drama, kejutan, dan potensi lahirnya juara dunia baru.

Momentum ini juga menjadi bukti bahwa jarak kualitas antartim di level dunia kian menyempit, sehingga status unggulan tak lagi menjadi jaminan untuk melaju hingga partai puncak.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda