Senin, 13 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Siswa MAN 1 Bandar Lampung Diundang ke Konferensi Siber Las Vegas

Siswa MAN 1 Bandar Lampung yang berprestasi di bidang keamanan siber
Riski Muhammad Ivan, siswa MAN 1 Bandar Lampung yang diundang ke Las Vegas berkat prestasinya di bidang keamanan siber.

BANDAR LAMPUNG — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Riski Muhammad Ivan, seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung. Remaja ini mendapatkan undangan khusus dari Microsoft untuk menghadiri konferensi keamanan siber internasional, Black Hat USA, yang akan digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Agustus 2026 mendatang.

Undangan ini bukan datang tanpa alasan. Ivan berhasil menarik perhatian dunia teknologi setelah sukses menemukan berbagai celah keamanan atau bug pada platform digital berskala global, termasuk subdomain milik badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Kemampuan teknis yang ia miliki tergolong luar biasa, mengingat seluruh keahlian tersebut ia asah secara mandiri.

Belajar Otodidak Menembus Dunia

Ivan mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia cyber security berawal dari rasa penasaran yang ia tuntaskan melalui sumber-sumber digital. Tanpa bimbingan instruktur formal, ia membedah dokumentasi teknis, mengikuti forum keamanan siber, hingga memelajari tutorial melalui YouTube.

Konsistensinya dalam belajar otodidak membuahkan hasil nyata berupa pengakuan dari perusahaan raksasa teknologi dunia.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menerima kedatangan Ivan di ruang kerjanya pada Jumat (10/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih siswa tersebut.

Ia menilai, keberhasilan Ivan menjadi bukti konkret bahwa anak muda dari daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung internasional jika didukung dengan penguasaan teknologi yang tepat.

Pentingnya Literasi Teknologi Masa Depan

Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, kisah sukses Ivan adalah potret ideal pengembangan sumber daya manusia di era digital. Gubernur Mirza menegaskan bahwa masa depan daerah akan sangat bergantung pada kemampuan generasi mudanya dalam menguasai teknologi mutakhir. Ia secara khusus menyoroti beberapa disiplin ilmu yang menjadi kunci daya saing global saat ini.

“Siapa yang mampu menguasai teknologi, seperti kecerdasan buatan atau AI, membuat script, dan mengembangkan machine learning, akan memiliki keunggulan dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Mirza di hadapan Ivan. Bagi siswa lain, penguasaan bidang-bidang ini bukan lagi sekadar hobi, melainkan investasi strategis untuk karier di masa depan.

Selain aktif sebagai pemburu bug atau bug hunter, Ivan juga tidak menyimpan ilmunya sendiri. Ia mendirikan Komunitas Lampung Cyber Security. Wadah ini sengaja dibentuk untuk merangkul rekan-rekan sebaya yang memiliki ketertarikan serupa, agar mereka bisa belajar mengenai ethical hacking dan berbagi pengetahuan mengenai sistem keamanan digital secara aman dan bertanggung jawab.

Langkah Ivan yang berani mendirikan komunitas belajar tersebut dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang progresif. Dengan adanya kolaborasi di level komunitas, pengetahuan mengenai keamanan siber diharapkan bisa lebih membumi dan merata di kalangan generasi muda Lampung.

Ke depannya, inovasi-inovasi seperti yang dilakukan Ivan diharapkan terus bermunculan, menjadikan Lampung sebagai salah satu basis pengembang talenta digital berbakat di Indonesia.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda