ATLANTA, JOURNALARTA.COM – Inggris vs Argentina kembali tersaji di panggung besar, kali ini di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026, di Atlanta. Pertemuan ini membawa beban sejarah panjang, dari luka Perang Falklands 1982 sampai duel panas Maradona dan Beckham di Piala Dunia.
Taruhannya besar. Inggris datang dengan rekor turnamen yang rapi, Argentina melaju tanpa kalah, dan tiket final menunggu pemenang laga yang sejak lama tidak pernah terasa biasa.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Rekor Inggris vs Argentina sepanjang masa
Secara catatan resmi, Inggris vs Argentina sudah bertemu 14 kali. Inggris unggul tipis dalam jumlah kemenangan, tapi selisihnya tidak jauh dan duel mereka kerap berjalan ketat. Data Opta dan FIFA menunjukkan Inggris menang 6 kali, Argentina 3 kali, sementara 5 laga lain berakhir imbang.
| Statistik | Inggris | Argentina |
|---|---|---|
| Total pertandingan | 14 | 14 |
| Kemenangan | 6 | 3 |
| Imbang | 5 | 5 |
| Kekalahan | 3 | 6 |
| Gol | 18 | 13 |
Angka itu memberi gambaran sederhana: Argentina bukan lawan yang nyaman bagi Inggris, meski The Three Lions punya catatan historis yang sedikit lebih baik. Dalam laga seperti ini, selisih satu momen sering lebih menentukan daripada dominasi permainan.
Jejak panas di Piala Dunia
Pertemuan di Piala Dunia selalu menyisakan cerita besar. Inggris mengalahkan Argentina 1-0 pada perempat final 1966, lalu kalah 1-2 di perempat final 1986 saat Diego Maradona mencetak dua gol yang paling sering dibahas dalam sejarah turnamen.
Empat tahun kemudian, pada 1998, Argentina menyingkirkan Inggris lewat adu penalti setelah bermain 2-2 di 16 besar. Michael Owen sempat mencuri perhatian dengan gol solo, tapi Inggris kembali terhenti di titik putih. Pada 2002, Inggris membalas lewat penalti David Beckham dan menang 1-0 di fase grup.
Semifinal 2026 menjadi pertemuan ke-6 mereka di Piala Dunia. Laga ini juga menambah bobot emosional karena Argentina datang sebagai juara bertahan yang stabil, sedangkan Inggris mengandalkan generasi yang lebih muda dan tajam.
5 laga terakhir Inggris vs Argentina
Dari lima pertemuan terakhir, duel mereka tetap rapat. Hasilnya mencerminkan pola yang jarang jauh dari margin tipis.
| Tanggal | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|
| 7 Februari 2005 | Persahabatan | Inggris 2-3 Argentina |
| 12 November 2014 | Persahabatan | Inggris 0-0 Argentina |
| 11 Juni 2002 | Piala Dunia | Inggris 1-0 Argentina |
| 26 Juni 1998 | Piala Dunia | 2-2, Argentina menang adu penalti |
| 22 Juni 1986 | Piala Dunia | Argentina 2-1 Inggris |
Gaya pertemuan seperti ini membuat semifinal 2026 sulit dibaca. Inggris bisa unggul lewat disiplin struktur dan kedalaman skuad, tapi Argentina punya kebiasaan menyelamatkan laga lewat ketenangan di momen krusial. Satu gol saja bisa mengubah arah pertandingan. Satu kesalahan, juga.
Statistik jelang laga di Atlanta
Data turnamen menjelang semifinal memperlihatkan dua tim sama-sama tajam, meski dengan jalur berbeda. Inggris masuk laga ini dengan rekor W5 D1 L0 dan dipimpin Harry Kane serta Jude Bellingham yang sama-sama mencatat enam gol di Piala Dunia 2026. Argentina belum kalah, dengan rekor W6 D0 L0 dan Lionel Messi tetap jadi pusat perhatian di fase-fase akhir turnamen.
Dari sisi peringkat FIFA, Argentina berada di posisi 1 dan Inggris di posisi 5. Usia rata-rata skuad pun tidak terpaut jauh: Inggris 26,5 tahun, Argentina 28,1 tahun. Atlanta Stadium berkapasitas 75.000 penonton dan diperkirakan penuh, sebab laga ini bukan sekadar semifinal biasa.
Bagi industri sepak bola dan penonton di Indonesia, jam tayang laga juga terasa penting. Semifinal yang berlangsung Kamis dini hari, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB, berpotensi jadi salah satu siaran yang paling ramai diikuti. Bukan hanya karena dua nama besar itu, tapi karena hasilnya akan menentukan siapa yang selangkah lagi menuju gelar dunia.
Odds pasar juga memperlihatkan laga diprediksi sangat ketat: Inggris 2,45, seri 2,90, dan Argentina 3,10. Angkanya rapat. Sangat rapat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.