JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Dividen MKPI naik 30% menjadi Rp900,8 miliar untuk tahun buku 2025, dengan nilai Rp950 per saham yang akan dibayarkan pada 15 Juli 2026. Keputusan itu diambil dalam RUPST PT Metropolitan Kentjana Tbk pada 11 Juni 2026, sekaligus menegaskan arah perseroan yang tetap membagi keuntungan ke pemegang saham sambil menyiapkan ekspansi proyek baru.
Di saat yang sama, perusahaan pengelola kawasan Pondok Indah Jakarta itu masih menyiapkan pendanaan untuk lanjutan proyek, termasuk Pondok Indah Mall 5. Separuh perhatian investor kini tertuju ke dua hal: arus dividen dan laju ekspansi.
Rincian dividen MKPI tahun buku 2025
Dalam keterbukaan informasi yang dirangkum dari keputusan rapat pemegang saham, MKPI menggunakan 80% laba bersih tahun 2025 untuk dividen tunai. Laba bersih perseroan tercatat Rp1,122 triliun, sedangkan dana cadangan ditetapkan Rp1 miliar. Sisanya dipakai untuk mendukung kebutuhan operasional dan proyek yang masih berjalan.
Besaran dividen itu lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024, dividen MKPI berada di level Rp728 per saham. Kenaikan ke Rp950 per saham memberi sinyal bahwa kinerja laba perseroan masih kuat dan ruang pembagian keuntungan belum tertekan oleh belanja modal yang sedang disiapkan.
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Total dividen | Rp900,8 miliar |
| Dividen per saham | Rp950 |
| Porsi laba untuk dividen | 80% |
| Laba bersih 2025 | Rp1,122 triliun |
| Dana cadangan | Rp1 miliar |
Jadwal dividen MKPI yang perlu dicermati pasar
Jadwal pembagian dividen MKPI sudah dipatok dan menjadi tanggal penting bagi investor yang memegang saham ini. Tahapan cum dan ex dividend menentukan siapa yang berhak menerima pembagian tunai tersebut.
| Tahap | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen reguler dan negosiasi | 22 Juni 2026 |
| Ex dividen reguler dan negosiasi | 23 Juni 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 24 Juni 2026 |
| Pembayaran dividen | 15 Juli 2026 |
Jadwal ini membuat saham MKPI tetap dilirik investor yang memburu dividen, terutama karena yield tercatat 4,34% berdasarkan data perdagangan per 15 Juni 2026. Pada saat itu, harga saham MKPI berada di Rp21.500 dengan rata-rata transaksi Rp20.978. Market cap perseroan mencapai Rp19,84 triliun, sementara volume perdagangan berada di 47,4 ribu lembar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.