Kamis, 16 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

FolaPlay Resmi Streaming Piala Dunia 2026: Harga Paket & Cara Nonton 104 Laga

folaplay piala dunia 2026
FolaPlay Resmi Streaming Piala Dunia 2026: Harga Paket & Cara Nonton 104 Laga. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – FolaPlay resmi ditunjuk sebagai mitra layanan OTT TVRI untuk siaran digital Piala Dunia 2026. Lewat aplikasi itu, penonton di Indonesia bisa mengakses 104 pertandingan secara live, highlight, hingga konten micro drama yang disiapkan untuk menarik pengguna baru.

Kerja sama ini langsung beririsan dengan cara orang Indonesia menonton bola besar. Bukan cuma soal siaran utama, tapi juga soal paket data, kanal pembelian, dan pilihan platform yang dipakai selama turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni sampai 19 Juli 2026.

Apa yang ditawarkan FolaPlay

FolaPlay adalah platform over-the-top milik PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Perusahaan ini disebut terafiliasi dengan Haji Isam. Untuk Piala Dunia 2026, FolaPlay mengantongi lisensi siaran FIFA dan menggandeng Huawei Cloud untuk menopang layanan aplikasinya.

Di atas kertas, isi layanannya cukup agresif. Semua 104 laga dijanjikan tayang live, disertai highlight dan klip setiap pertandingan. FolaPlay juga menyiapkan program editorial khusus Piala Dunia, plus ratusan micro drama series format vertikal yang bisa diakses gratis.

Langkah itu jelas bukan sekadar menumpang euforia bola. FolaPlay ingin mengerek basis pengguna selama turnamen berlangsung, dari ratusan ribu menuju jutaan pengguna. Turnamen sebesar Piala Dunia memang kerap jadi pintu masuk aplikasi streaming untuk menembus pasar massal. Sekali orang masuk karena bola, harapannya mereka bertahan untuk konten lain.

TVRI dan jalur resmi siaran digital

Status FolaPlay sebagai mitra OTT TVRI membuat posisinya menonjol di tengah persaingan layanan streaming olahraga. TVRI menjadi official broadcaster di Indonesia, sementara FolaPlay dipakai sebagai kanal digital untuk distribusi konten turnamen.

Bagi penonton, ini berarti akses siaran Piala Dunia tidak lagi bergantung pada TV linear semata. Polanya bergeser ke konsumsi mobile-first, dengan pilihan nonton lewat aplikasi dan paket data yang disesuaikan. Model seperti ini makin lazim, tapi Piala Dunia memberi skala yang jauh lebih besar karena penontonnya datang serentak dalam jumlah besar.

Di sinilah dampaknya terasa. Penonton harus memperhitungkan kuota, kualitas jaringan, dan kanal pembelian resmi. Operator seluler, dompet digital, sampai marketplace ikut masuk ke rantai distribusi. Kalau sebelumnya orang hanya mencari tayangan, sekarang mereka juga memilih paket, voucher, dan metode bayar yang paling murah atau paling praktis.

Paket Telkomsel dan kanal pembelian

Telkomsel menjadi salah satu mitra distribusi dengan paket bundling bernama Bola Gembira FolaPlay. Ada dua opsi yang diumumkan: Full Package seharga Rp85.000 berisi 500 MB plus akses FolaPlay, serta paket 7 hari seharga Rp25.000 dengan 100 MB plus akses FolaPlay. Harga itu sudah termasuk PPN.

Pembelian bisa dilakukan lewat MyTelkomsel atau kanal resmi Telkomsel. Di sisi lain, FolaPlay juga menggandeng ShopeePay dan Shopee untuk penjualan voucher streaming. Insentif yang disiapkan berupa cashback dan bonus voucher PLN. UniPin ikut masuk lewat kerja sama untuk membidik komunitas gamer, yang selama ini memang dekat dengan pola konsumsi digital dan voucher prabayar.

Skema distribusi seperti ini penting karena menyatukan banyak ekosistem dalam satu momen besar. Telko, e-wallet, e-commerce, dan platform OTT sama-sama memanfaatkan daya tarik Piala Dunia. Bagi industri, ini bukan sekadar promosi silang. Ini uji coba besar tentang seberapa jauh penonton Indonesia mau pindah dari kebiasaan lama ke layanan digital berbayar yang tersegmentasi.

Jadwal pembuka dan dorongan pengguna baru

Piala Dunia 2026 digelar pada 11 Juni sampai 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laga pembuka yang diumumkan adalah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB di Estadio Azteca.

Bagi FolaPlay, momen itu menjadi ujian paling nyata. Penonton akan menilai apakah aplikasi bisa stabil saat trafik memuncak, apakah akses pertandingan mudah ditemukan, dan apakah paket yang dijual terasa sepadan. Kalau layanan tersendat, minat publik bisa cepat turun. Kalau lancar, FolaPlay punya peluang membawa efek lanjutan setelah turnamen selesai.

Di titik ini, Piala Dunia 2026 bukan cuma pesta sepak bola. Ia juga jadi ajang rebutan perhatian, data pengguna, dan dompet penonton. FolaPlay sudah masuk gelanggang lebih dulu, dengan paket, mitra, dan jadwal siar yang sudah disiapkan sebelum bola pertama digulirkan di Estadio Azteca.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda