Sebelum bicara final Senin dini hari, ada satu malam yang tak pernah dibicarakan orang Argentina dengan suara keras: 27 Maret 2018, Wanda Metropolitano, Madrid. Spanyol 6, Argentina 1 — dan Lionel Messi menyaksikan semuanya dari kursi tribun karena cedera, tangan menutup mulut.
Malam ketika semuanya runtuh
Itu cuma laga ujicoba di atas kertas. Di lapangan, itu pembongkaran. Isco mencetak hat-trick, Diego Costa, Thiago Alcantara, dan Iago Aspas menambah daftar, sementara gol balasan Nicolas Otamendi hanya jadi catatan kaki. Media Argentina menyebutnya titik terendah generasi itu — enam belas bulan sebelum mereka mulai membangun tim yang akhirnya juara dunia 2022.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Skor malam itu
| Spanyol (6) | Argentina (1) |
|---|---|
| Isco ×3 (hat-trick) | Nicolas Otamendi |
| Diego Costa | |
| Thiago Alcantara | |
| Iago Aspas |
Delapan tahun kemudian: posisi berbalik, panggung naik kelas
Senin dini hari nanti keduanya bertemu lagi — kali ini dengan trofi Piala Dunia di atas meja. Argentina datang sebagai juara bertahan yang menyingkirkan Swiss 3-1 lalu membalikkan Inggris 2-1 lewat dua gol di sepuluh menit terakhir. Spanyol datang dengan pertahanan terbaik turnamen: Belgia 2-1, Prancis 2-0, nyaris tanpa terancam.
| Spanyol | Argentina | |
|---|---|---|
| Perempat final | 2-1 vs Belgia | 3-1 vs Swiss |
| Semifinal | 2-0 vs Prancis | 2-1 vs Inggris |
| Pertemuan besar terakhir | Spanyol 6-1 (2018) | |
| Final | Senin, 20 Juli — 02.00 WIB, MetLife Stadium | |
Messi yang dulu hanya bisa menonton dari tribun kini turun sebagai kapten juara dunia dengan 8 gol di turnamen ini. Jadwal lengkap ada di jam berapa final Piala Dunia 2026, kanal resmi di link live streaming final, dan hitung-hitungan mesin di prediksi skor final.
Enam gol di Madrid butuh delapan tahun untuk mendapat panggung balasannya. Senin dini hari, panggungnya bernama MetLife.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.