Edin Dzeko belum selesai di Schalke 04. Penyerang veteran Bosnia dan Herzegovina itu sepakat memperpanjang kontraknya selama satu tahun, sehingga ia akan tetap bermain di klub Jerman itu sampai Juni 2027.
Bagi Schalke, keputusan ini bukan sekadar soal mempertahankan nama besar. Klub yang baru saja kembali ke Bundesliga itu masih membutuhkan sosok berpengalaman di lini depan, dan Dzeko sudah membuktikan dirinya masih tajam. Usianya memang sudah 40 tahun. Tapi gol-golnya musim lalu membuat Schalke tidak ragu memberi kontrak baru.
Kabar perpanjangan kontrak itu pertama kali disampaikan pakar transfer Fabrizio Romano pada Minggu. Dalam laporannya, Dzeko menolak sejumlah tawaran dari klub Serie A, Major League Soccer, hingga beberapa tim Bundesliga lain. Ia memilih bertahan. Pilihan yang cukup tegas untuk pemain seusia dia.
### Reuni yang berbuah promosi
Dzeko datang ke Schalke secara gratis dari Fiorentina pada Januari 2026. Saat itu, kontraknya hanya berdurasi pendek sampai akhir musim 2025/26. Schalke memang sedang mengejar tiket promosi di Bundesliga 2 dan butuh penyerang yang bisa langsung memberi dampak. Tidak banyak waktu untuk eksperimen.
Langkah itu ternyata tepat. Dzeko mencetak enam gol pada paruh kedua musim. Angka itu mungkin terlihat sederhana bagi striker dengan reputasi panjang seperti dirinya, tapi kontribusinya sangat terasa dalam perjalanan Schalke merebut gelar Bundesliga 2 dan memastikan promosi otomatis ke kasta tertinggi.
Schalke mendapat lebih dari sekadar gol. Dzeko membawa pengalaman, ketenangan, dan naluri posisi yang masih hidup. Saat laga-laga penentuan datang, ia memberi rasa aman di kotak penalti lawan. Itu barang mahal. Sangat mahal.
Perpanjangan kontrak ini juga menunjukkan kepercayaan penuh klub terhadap peran Dzeko dalam proyek mereka musim depan. Setelah sukses mengantar Schalke naik kelas, manajemen tampaknya tak ingin kehilangan figur yang bisa menjaga standar performa sekaligus memberi contoh di ruang ganti.
### Schalke menolak kehilangan pemain penting
Dari sisi pemain, keputusan Dzeko juga memperlihatkan pilihan yang matang. Ia masih diminati klub-klub di luar Jerman, termasuk dari Italia dan MLS. Namun, ia memilih bertahan di Schalke, klub yang memberinya panggung baru di fase akhir kariernya.
Bagi tim yang baru promosi, stabilitas punya nilai besar. Schalke tidak hanya butuh wajah baru, tapi juga pemain yang paham tekanan, ritme kompetisi, dan tuntutan hasil. Dzeko mengisi semua itu. Ia bukan sekadar transfer gratis yang berhasil. Ia sudah berubah jadi bagian penting dari struktur tim.
Kini kontrak barunya membuat Dzeko akan tetap jadi andalan Schalke setidaknya sampai musim panas 2027. Buat para pendukung Schalke, kabar ini pasti menyenangkan. Mereka tak perlu menunggu lama untuk tahu siapa yang akan memimpin lini depan saat klub kembali menatap laga-laga Bundesliga.
Fabrizio Romano menyebut Dzeko menolak banyak tawaran demi bertahan. Dan dari situ, satu hal terlihat jelas: sang veteran masih percaya ada urusan yang belum selesai di Schalke.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.