Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merombak struktur personel Polri dengan menggeser 40 perwira menengah dan tinggi ke lingkungan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam). Pergerakan personel ini menjadi bagian dari agenda besar penyegaran organisasi yang melibatkan total 1.121 anggota korps Bhayangkara, diputuskan secara resmi pada Kamis, 25 Juni 2026.
Langkah strategis ini bukan sekadar rotasi biasa. Fokus utamanya jelas: mengonsolidasi kekuatan intelijen di seluruh penjuru Tanah Air agar lebih responsif terhadap ancaman yang kian dinamis.
Sebanyak dua jenderal bintang satu, 32 perwira menengah berpangkat Komisaris Besar (Kombes), serta enam Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) kini harus menempati pos baru mereka untuk mengawal stabilitas keamanan nasional.
Dinamika Organisasi dan Regenerasi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut rotasi ini sebagai kebutuhan operasional. Polri butuh ritme kerja yang tetap terjaga.
Menurutnya, promosi dan pergeseran jabatan adalah bagian tak terpisahkan dari upaya meningkatkan profesionalisme personel di lapangan. Harapannya, kepemimpinan baru ini mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang makin menuntut ketangkasan.
Seluruh proses mutasi ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) resmi, mulai dari nomor ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026. Dokumen ini menjadi dasar hukum bagi para perwira untuk segera serah terima jabatan. Tidak ada waktu lama untuk bersantai. Mereka dituntut segera menyesuaikan diri dengan unit kerja intelijen yang membutuhkan ketelitian ekstra.
Pola mutasi seperti ini memang kerap dilakukan Polri untuk menjaga jenjang karier sekaligus menyuntikkan energi baru ke divisi-divisi krusial. Baintelkam, sebagai mata dan telinga institusi, menjadi prioritas utama. Dengan perwira-perwira berpengalaman yang mengisi pos-pos strategis, Polri ingin memastikan setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini.
Daftar Pergeseran Posisi
Perubahan posisi ini menyentuh berbagai level kepangkatan. Brigjen Pol Wishnu Buddhaya yang sebelumnya menjabat Pati Baintelkam kini bergeser menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Kamneg. Sementara itu, Brigjen Pol Ary Donny Setiawan yang sebelumnya menjabat Karolog Polda Maluku, ditarik ke Mabes Polri menjadi Pati Baintelkam.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.