Rabu, 29 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Inovasi Robot Vacuum: Dari Lengan Robotik hingga Sapuan Sudut Efektif

Inovasi Robot Vacuum
Inovasi Robot Vacuum

JAKARTA — Era pembersih lantai otomatis telah memasuki babak baru. Setelah bertahun-tahun fokus pada daya hisap yang tinggi, kini industri robot vacuum mulai bergeser ke arah desain mekanis yang lebih cerdas dan kemampuan menjangkau area sulit. Tren teknologi ini menandai pergeseran prioritas dari sekadar angka spesifikasi teknis menuju performa pembersihan yang nyata di sudut rumah.

Pokok Peristiwa

Michael Meng, Presiden divisi robot vacuum Dreame, mengungkapkan bahwa pelanggan saat ini jauh lebih kritis. Mereka tidak lagi terpaku pada klaim daya hisap di atas kertas. Sebaliknya, performa optimal kini diukur dari kombinasi berbagai fitur canggih yang bekerja selaras. Konsumen mendambakan hasil yang benar-benar bersih tanpa harus mengulangi pekerjaan secara manual.

Salah satu terobosan konkret terlihat pada desain fisik perangkat. Roborock, misalnya, kini berfokus pada profil yang lebih ramping.

Ricky Ma, General Manager Roborock untuk pasar Eropa dan Amerika, menyebut bahwa banyak pemilik rumah mencari robot yang mampu masuk ke ruang sempit di bawah sofa, tempat tidur, atau kabinet.

Inovasi navigasi tanpa sensor yang menonjol di bagian atas—atau sistem sensor yang bisa memendek secara otomatis—menjadi solusi untuk mengatasi hambatan ketinggian furnitur.

Teknologi pembersihan basah pun mengalami evolusi. Banyak produsen mulai beralih dari penggunaan kain pel datar ke metode pel rol silinder.

Konteks

Reena Patel, Floorcare Category Manager di iRobot, menyoroti bahwa sistem ini memastikan lantai selalu dibersihkan dengan permukaan pel yang segar dan bersih, bukan sekadar menggeser kotoran dari satu area ke area lain.

Hal senada disampaikan Faraz Mehdi dari Eufy, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam membuang air kotor secara real-time.

Inovasi paling mencolok datang dari Dreame melalui model X60 Pro Ultra Complete. Perangkat ini menggunakan teknologi UltraExtend yang memungkinkan kain pel menjangkau hingga 18 cm dari badan robot.

Sikat sampingnya bahkan dirancang dengan prinsip biomekanika, mampu terentang layaknya lengan manusia untuk menjangkau sudut atau celah sempit yang selama ini menjadi titik mati bagi pembersih otomatis konvensional.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Dampak langsung bagi konsumen adalah efisiensi waktu dan kebersihan yang lebih konsisten di seluruh area rumah. Bagi pemilik hunian dengan banyak furnitur atau area sudut yang sulit dijangkau, perkembangan ini berarti berkurangnya kebutuhan untuk melakukan pembersihan manual secara berkala.

Selain itu, pengembangan sistem filtrasi multi-siklon seperti yang dipelajari Eufy bertujuan menjaga performa hisap agar tidak menurun akibat filter yang tersumbat, sebuah masalah klasik yang kerap dikeluhkan pengguna jangka panjang.

Pandangan jauh ke depan, industri ini diproyeksikan tidak hanya berhenti pada fungsi menyedot debu dan mengepel. Dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang, robot diprediksi akan memiliki kemampuan pencucian karpet yang mendalam hingga disinfeksi menggunakan uap bersuhu tinggi.

Dengan teknologi yang terus mematangkan sistem mekanis dan daya tahan baterai, ambisi para produsen adalah menutup celah performa antara robot dengan alat pembersih manual konvensional.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda