JAKARTA — film Underworld kembali hadir di layar kaca lewat Bioskop Trans TV pada Kamis (30/7/2026) pukul 22.00 WIB. Film thriller rilisan 2003 ini membawa penonton ke dunia gelap yang dihuni vampir dan lycan, dua ras abadi yang sudah berperang selama berabad-abad.
Disutradarai Len Wiseman dan dibintangi Kate Beckinsale, Underworld memadukan aksi, fantasi, dan horor dalam satu paket visual yang pekat. Nuansa gothic yang jadi ciri khasnya masih jadi alasan film ini sering dikenang, terutama oleh penonton yang suka cerita makhluk malam dengan konflik yang tak biasa.
Film Underworld dan dunia gelap para makhluk malam
Di pusat cerita, Selene yang diperankan Kate Beckinsale tampil sebagai Death Dealer, prajurit vampir yang punya tugas memburu dan memusnahkan lycan. Sosoknya dingin, disiplin, dan tampak setia pada klan vampir. Tapi situasi berubah saat ia bertemu Michael Corvin, manusia biasa yang diperankan Scott Speedman.
Michael bukan sekadar korban dalam perburuan itu. Ia punya peran penting dalam sejarah dua ras yang saling memangsa. Dari titik itulah cerita mulai bergerak ke arah yang lebih rumit, karena Selene perlahan menyadari bahwa perang yang ia yakini selama ini tidak sesederhana yang diajarkan kepadanya.
Para lycan ternyata memburu Michael bukan untuk membunuhnya. Mereka ingin menciptakan hibrida vampir-lycan yang lebih kuat. Informasi itu mengguncang keyakinan Selene, dan perlahan membuka celah besar di dalam dunia yang selama ini ia anggap hitam-putih.
Kenapa film Underworld masih menarik ditonton
Underworld punya daya tarik yang jelas sejak awal. Film ini tidak hanya menjual adegan laga, tapi juga membangun identitas visual yang kuat lewat kostum kulit hitam Selene, pencahayaan biru kelam, dan suasana kota modern yang dingin. Kota dalam film terasa hidup, tapi seperti menahan rahasia besar di setiap sudutnya.
Atmosfer itu membuat konflik vampir dan lycan terasa lebih rapat. Tidak ada penanda waktu yang mencolok, sehingga kesan abadi dan misterius terus menempel sampai akhir. Penonton dibawa masuk ke dunia yang berjarak dari realitas, namun tetap mudah diikuti karena fokus ceritanya jelas: perang, pengkhianatan, dan pilihan moral yang makin sempit.
Musik bernuansa industrial gothic ikut memperkuat ritme film. Ketika aksi mulai meledak, nuansanya tidak terasa ramai berlebihan. Justru terasa elegan, gelap, dan terukur. Itu yang membuat Underworld berbeda dari banyak film monster lain pada masanya.
Dampaknya ke penonton Bioskop Trans TV malam ini
Buat penonton televisi, jadwal tayang film Underworld di Bioskop Trans TV memberi opsi tontonan malam yang langsung jadi tanpa harus mencari platform lain. Cukup duduk di depan layar pada pukul 22.00 WIB, lalu mengikuti kisah Selene yang terseret ke dalam perang dua ras abadi.
Film ini juga cocok untuk penonton yang suka cerita dengan dunia semesta yang jelas dan karakter utama yang kuat. Selene bukan tokoh yang hanya bergerak karena aksi. Ia perlahan dipaksa memilih sisi mana yang layak dipercaya, dan perubahan itu jadi salah satu tenaga utama film.
Ketika Selene akhirnya berbalik melawan bangsanya sendiri setelah mengetahui adanya pengkhianatan di dalam klan vampir, konflik mencapai titik paling panas. Pertempuran besar pun tak terelakkan. Dari situ, Underworld membuka jalan untuk kelanjutan kisah dalam seri berikutnya, sekaligus menutup malam dengan tensi yang masih menggantung.
Satu yang pasti, tayangan pukul 22.00 WIB ini memberi kesempatan untuk melihat lagi bagaimana film tersebut membangun kisah vampir dengan gaya yang lebih kelam dan modern. Dan malam ini, cerita itu kembali masuk ruang keluarga lewat Bioskop Trans TV.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.