Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Oscar Gloukh Panen Kritik Tajam Fans Ajax Usai Laga Kontra Vojvodina

Oscar Gloukh saat berlaga membela Ajax di stadion
Oscar Gloukh tengah mendapat sorotan negatif dari pendukung Ajax pasca penampilan kontra FK Vojvodina. (Ilustrasi: AI)

AMSTERDAM — Penampilan Oscar Gloukh dalam laga Ajax melawan FK Vojvodina memicu gelombang kritik pedas dari para pendukung tuan rumah. Gelandang asal Israel itu dianggap tampil ceroboh dan gagal menunjukkan kualitas yang diharapkan sepanjang babak pertama, hingga memantik seruan agar dirinya segera dilepas dari skuad.

Sorotan terhadap Gloukh memuncak di platform Ajax Showtime. Banyak suporter menilai pengambil keputusan sang pemain sangat lamban dan seringkali memilih opsi permainan yang sulit, sehingga merusak alur serangan tim. Beberapa fan bahkan secara terbuka mendesak pihak klub untuk menjualnya segera, dengan komentar sinis yang menyebut pemain tersebut sudah layak berada di etalase penjualan.

Ketidakpuasan suporter tidak berhenti pada keputusan taktisnya. Kontrol bola dan kualitas operan Gloukh juga menjadi bahan perbincangan negatif. Fans menilai dribel-dribel pendek yang berlebihan seringkali memutus ritme permainan Ajax, yang saat itu sebenarnya sedang mendominasi penguasaan bola dan menciptakan berbagai peluang melalui Kasper Dolberg, Davy Klaassen, serta Mika Godts.

Dominasi Ajax dan Kontribusi Pemain Lain

Meskipun Ajax tampil menekan, pertahanan mereka sempat kecolongan oleh gol Crnomarkovic melalui sepak pojok yang membawa Vojvodina unggul lebih dulu. Ajax baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sesaat sebelum turun minum lewat tandukan Davy Klaassen, memanfaatkan umpan Youri Regeer ke tiang jauh.

Situasi di lapangan menunjukkan kontras yang tajam antar pemain. Daley Blind menuai pujian tinggi karena kecerdasan posisional dan kualitasnya saat membangun serangan dari lini belakang. Sementara itu, penampilan Rosa mendapatkan apresiasi khusus berkat umpan-umpan tajamnya yang dinilai mampu menembus pertahanan lawan dengan efektif.

Di sisi lain, Kasper Dolberg dan Youri Regeer tidak luput dari amukan pendukung. Dolberg dianggap sangat tidak efisien setelah membuang banyak peluang emas di depan gawang, sementara Regeer dikritik karena permainannya yang lambat dan minim kontribusi dalam skema build-up.

Bagi Ajax, hasil imbang ini bukan sekadar urusan skor, melainkan refleksi dari ketegangan antara ekspektasi tinggi suporter dengan performa beberapa pemain kunci yang dinilai belum mampu memenuhi standar permainan tim.

Kritik keras ini menjadi alarm bagi staf kepelatihan untuk segera melakukan evaluasi mendalam sebelum kompetisi bergulir lebih jauh, terutama terkait pemilihan pemain yang dinilai tidak memberikan dampak positif di atas lapangan.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda