Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

10 Tips Lolos KPR Rumah Pertama 2026: Bukan Cuma Buat Sultan

tips lolos kpr rumah pertama 2026 syarat dokumen
Lolos KPR Rumah Pertama 2026: Bukan Cuma Buat Sultan. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Mimpikan rumah sendiri di tahun 2026? Sejumlah bank diprediksi akan lebih agresif menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga kompetitif. Namun, banyak calon debitur gagal di tahap awal karena tidak memenuhi kriteria bank. Dengan strategi yang tepat, bahkan dengan gaji Rp8 juta, peluang pengajuan KPR untuk memiliki rumah bisa terbuka lebar, asalkan memahami dan mengikuti panduan yang terbukti efektif.

Proses pengajuan KPR sering kali dianggap rumit, padahal kuncinya ada pada persiapan matang dan pemahaman kriteria bank. Mulai dari skor kredit hingga pemilihan waktu yang tepat, setiap detail memainkan peran penting. Artikel ini akan mengupas tuntas 10 tips jitu agar KPR Anda disetujui, sekaligus mengungkap beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari.

1. Bereskan Skor Kredit (BI Checking) Dulu

Skor kredit, atau yang dikenal dengan SLIK OJK (dulu BI Checking), adalah penentu utama persetujuan KPR, menyumbang sekitar 70% dari penilaian bank. Pastikan skor Anda minimal 700 dan tidak ada catatan telat bayar pinjaman lebih dari 30 hari dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk mengecek skor, Anda bisa mengakses layanan SLIK OJK secara daring atau melalui aplikasi bank tertentu. Jika memiliki cicilan kartu kredit atau pinjaman online, disarankan untuk melunasinya setidaknya tiga bulan sebelum mengajukan KPR agar skor kredit Anda bersih dan membaik.

2. Siapkan Uang Muka (DP) 20% – 30%

Bank cenderung lebih percaya kepada calon debitur yang menyiapkan uang muka (DP) lebih besar. Mengajukan KPR dengan DP minimal 5% seringkali membuat bank ragu. DP ideal adalah 20%, yang berpotensi memberikan bunga lebih rendah dan cicilan yang lebih ringan. Peluang ACC KPR bisa melonjak hingga 90% jika Anda mampu menyiapkan DP 30%, menunjukkan keseriusan dan stabilitas finansial.

3. Jaga Rasio Utang di Bawah 30% dari Gaji

Bank memiliki rumus ketat dalam menilai kemampuan bayar cicilan. Rasio utang dihitung dari total cicilan (KPR dan utang lainnya) dibagi gaji, dikalikan 100%. Batas aman rasio utang adalah di bawah 30%. Sebagai contoh, jika gaji Anda Rp10 juta, maka maksimal total cicilan KPR ditambah utang lain (misalnya cicilan kendaraan) tidak boleh melebihi Rp3 juta. Jika sudah ada cicilan motor Rp1,5 juta, sisa alokasi untuk KPR hanya Rp1,5 juta.

4. Status Kerja Minimal 1 Tahun

Halaman:123Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda