Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

13 Meninggal Pesawat Wisata Jatuh di Peru Saat Terbang Lihat Nazca Lines

Lokasi jatuhnya pesawat wisata di gurun Pueblo Viejo Peru dengan tim penyelamat di lokasi
Tim penyelamat mengevakuasi lokasi jatuhnya pesawat Cessna Grand Caravan di Pueblo Viejo, Peru, Sabtu. Kecelakaan ini menewaskan 13 orang termasuk turis asing dan awak pesawat. (Ilustrasi: AI)

NAZCA — Pesawat wisata kecil yang membawa turis untuk melihat Nazca Lines, situs arkeologi terkenal Peru, jatuh pada Sabtu dan menewaskan 13 orang. Otoritas setempat memastikan tidak ada korban selamat.

“Kami memiliki informasi bahwa 11 penumpang dan dua anggota awak telah meninggal,” kata Mayor Polisi Jorge Andrade dari lokasi kecelakaan di Peru selatan. Andrade menambahkan bahwa mengingat keparahan kecelakaan, tidak ada yang bertahan hidup. Hingga saat itu, empat mayat telah berhasil dievakuasi.

Pesawat bermerek Cessna Grand Caravan milik maskapai lokal Aerodiana berangkat dari bandara Kota Pisco pukul 13.00 waktu setempat. Perjalanan itu dimulai lancar, namun beberapa menit setelah lepas landas, pesawat kehilangan kontak dengan menara kendali. Jatuh terjadi pukul 13.20 di Pueblo Viejo, sekitar enam kilometer dari Kota Nazca dan sekitar 12 kilometer dari situs Nazca Lines.

Data dari sumber pembanding menunjukkan penumpang terdiri dari tujuh orang Italia, dua Jerman (diduga pasangan), dan dua orang Spanyol. Pilot bernama Americo Salazar Cuellar dan kopilot Irenka Del Carpio meninggal dalam kecelakaan ini.

Penyebab Masih Belum Jelas

Penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Otoritas Peru telah meluncurkan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan apa yang menyebabkan pesawat jatuh. Salah satu laporan media lokal RPP menyebutkan pesawat kehilangan kontak dengan menara kendali dalam hitungan menit setelah lepas landas dari Pisco, yang berjarak sekitar 240 kilometer sebelah selatan ibukota Lima.

Maskapai Aerodiana, operator pesawat, belum memberikan komentar resmi. Namun di situs webnya, perusahaan itu menyebutkan telah menjalankan penerbangan wisata di atas Nazca Lines selama 14 tahun terakhir.

Kecelakaan Berulang di Lokasi Terkenal

Kecelakaan ini bukan yang pertama terjadi di dekat Nazca Lines dalam dekade terakhir. Pada 2022, jatuhnya pesawat kecil menewaskan tujuh orang termasuk dua warga Chili dan tiga warga Negeri Belanda. Tiga tahun sebelumnya, pada 2010, kecelakaan fatal lainnya menewaskan empat turis Inggris dan dua anggota awak Peru.

Nazca Lines sendiri adalah situs warisan dunia UNESCO yang terdiri dari geoglif raksasa yang diukir ke gurun Peru ratusan tahun lalu oleh penduduk asli. Garis-garis terkenal ini, banyak menampilkan gambar binatang, hanya dapat diapresiasi sepenuhnya dari udara atau platform pengamatan yang ditinggikan. Situs ini menarik ratusan ribu turis setiap tahunnya.

Peru sendiri merupakan destinasi pariwisata utama dunia. Menurut Kementerian Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata Peru, lebih dari 4,1 juta turis mengunjungi negara dengan populasi kurang dari 35 juta ini pada 2025. Pesawat wisata beroperasi di berbagai situs ikonik Peru mulai dari reruntuhan Inkan Machu Picchu hingga dinding batu raksasa Indigenous Cusco.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda