JAKARTA — Spider-Man: Brand New Day disebut memberi napas baru pada Marvel Cinematic Universe yang lama dianggap kehilangan kejutan. Dalam ulasan yang dilansir The Verge, film ini bahkan dipuji sebagai film Marvel terbaik dalam beberapa tahun terakhir setelah masa lesu pasca-Endgame.
Kekuatan utamanya ada pada Peter Parker yang kembali berdiri sendirian. Semua orang di sekelilingnya telah melupakan Spider-Man, termasuk MJ dan Ned, dan itu membuat cerita bergerak dari sekadar laga ke ruang yang jauh lebih personal. Berat. Sunyi. Tapi justru di situlah film ini disebut menemukan tenaga emosionalnya.
Peter Parker yang hidup sendiri
Menurut ulasan tersebut, Peter Parker yang dimainkan Tom Holland kini harus menjalani hidup tanpa Aunt May, tanpa Tony Stark, tanpa MJ, tanpa Ned, bahkan tanpa Happy Hogan sebagai penopang. Situasi itu membuat perjalanan barunya bukan hanya soal menyelamatkan kota, melainkan soal bertahan ketika semua hal yang dulu memberi rumah sudah hilang.
The Verge menulis bahwa film ini menampilkan “best Marvel film in years” setelah ketertarikan pada MCU sempat turun sejak Avengers: Endgame dan WandaVision. Ulasan itu juga menyinggung bagaimana karakter Peter tetap terasa hangat di mata penonton, meski hidupnya berantakan dan nyaris tak punya orang untuk berpulang.
Di titik ini, Spider-Man: Brand New Day tidak hanya mengandalkan kostum merah-biru, efek ayun, atau kejar-kejaran di jalanan. Ceritanya justru memeras emosi dari kehilangan, ingatan yang terhapus, dan beban tanggung jawab yang tidak pernah benar-benar pergi dari bahu Peter Parker.
Aksi, emosi, dan villain yang mengganggu kepala
Ulasan The Verge menyebut film ini juga membawa kembali karakter intro Marvel yang spesifik, dibarengi musik piano yang sedih. Detail kecil seperti itu dipakai untuk menegaskan bahwa perjalanan Peter kali ini memang dibangun sebagai kisah yang muram, bukan sekadar petualangan pahlawan super biasa.
Di sisi lain, hadir pula penjahat dengan kemampuan mengendalikan pikiran. Sosok ini membuat situasi makin tidak nyaman, apalagi ketika ulasan itu menggambarkan ada momen-momen mencekam saat kontrol pikiran menyebar ke tubuh lain dan mengacaukan banyak hal di sekeliling Peter. Nuansanya gelap. Tidak nyaman. Justru itu yang ditonjolkan.
Ulasan tersebut juga menyorot momen ketika MJ tidak mengingat Peter, sebuah pukulan emosional yang disebut menjadi salah satu bagian paling menyakitkan dalam film. Dari sana, film bergerak menuju reuni-reuni yang terasa getir, bukan manis sepenuhnya, karena ingatan dan hubungan yang dulu kuat kini sudah tidak lagi utuh.
Apa artinya buat penggemar Marvel
Buat penonton Marvel, pujian semacam ini penting karena datang setelah beberapa tahun ketika banyak rilisan MCU dinilai sulit memantik rasa yang sama. The Verge menyebut Spider-Man: Brand New Day berhasil melakukan sesuatu yang jarang: membuat penonton kembali merasa terlibat secara emosional, bukan cuma terpukau oleh skala pertarungan.
Itu juga menjelaskan kenapa film ini terasa relevan bagi penggemar di Indonesia yang mengikuti MCU sejak lama. Banyak film superhero kini bersaing bukan cuma soal ledakan dan CGI, tapi soal apakah ceritanya masih punya hati. Di ulasan ini, jawabannya jelas mengarah ke ya. Peter Parker yang kesepian justru jadi alasan penonton tetap tinggal.
Tom Holland kembali dipuji sebagai wajah yang sulit digantikan untuk Spider-Man versi ini. Ulasan itu bahkan menegaskan rasa sayang pada karakter tersebut begitu kuat sampai kritik soal usia pemainnya tidak terasa relevan. Yang tertinggal justru afeksi. Dan itu langka.
Menjelang akhir, film disebut menutup kisahnya dengan nada getir yang tetap menyisakan harapan lewat sebuah jabat tangan. Bukan akhir yang riuh. Bukan juga kemenangan total. Namun justru di situ letak dayanya: ada secuil harapan di tengah dunia yang sudah terlalu lama melupakan Peter Parker.
The Verge menutup ulasannya dengan kesan bahwa Spider-Man: Brand New Day berhasil membangkitkan lagi rasa yang sempat hilang dari Marvel, lewat cerita yang paling sederhana sekaligus paling berat bagi Peter Parker: hidup sendiri, lalu tetap melangkah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.