CIBINONG — Kekalahan pahit 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8), tidak membuat langkah John Herdman goyah. Pelatih kepala tim nasional Indonesia ini justru langsung mengalihkan fokus skuad Garuda untuk melakoni laga hidup-mati kontra Singapura pada Jumat (7/8).
Pokok Peristiwa
Hasil minor di laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 tersebut memaksa Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Vietnam dan Singapura kini berada di dua posisi teratas, masing-masing dengan tujuh angka. Situasi ini menuntut anak asuh Herdman untuk meraih kemenangan mutlak di Stadion Jalan Besar jika ingin menjaga asa melaju ke babak semifinal.
Herdman secara terbuka mengakui bahwa Vietnam bermain lebih unggul dari sisi taktikal. Gol cepat dari Nguyen Van Vi pada menit ke-6 dan Nguyen Hai Long pada menit ke-15 membuat skuad Garuda tertinggal jauh sejak babak pertama. Meski Nguyen Xuan Son menambah derita lewat gol ketiga di paruh kedua, Herdman menegaskan bahwa turnamen belum usai.
Konteks
“Secara taktik, mereka memang lebih baik. Sebagai pelatih, saya harus belajar dengan cepat. Kami sempat merasa frustrasi dan marah atas hasil ini, namun sekarang tim harus kembali fokus. Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang sangat jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan,” ujar pelatih asal Inggris berusia 51 tahun tersebut dalam konferensi pers.
Kondisi ruang ganti pun kini menjadi sorotan. Kapten tim, Rizky Ridho, yang sempat menjadi sasaran kritik publik akibat performa di lapangan, memilih untuk bersikap tenang. Ridho menyatakan akan mengabaikan komentar negatif yang menjurus ke arah personal. Fokus utamanya saat ini hanyalah melakukan evaluasi diri demi memberikan penampilan terbaik di laga penentuan nanti.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Herdman sendiri yakin bahwa mentalitas adalah kunci kebangkitan tim. Ia menilai respons para pemain terhadap tekanan pasca-kekalahan menjadi faktor krusial yang akan menentukan nasib Indonesia di kompetisi ini. Dengan pengalaman yang dimiliki beberapa pemain pilar, Herdman percaya skuad Garuda mampu bangkit dari situasi sulit.
Bagi pendukung sepak bola di tanah air, laga kontra Singapura bukan lagi sekadar pertandingan fase grup biasa, melainkan ujian mentalitas paling nyata bagi skuad asuhan Herdman. Keberhasilan mencuri tiga poin di markas lawan akan menjadi pembuktian apakah perubahan taktik dan evaluasi yang dilakukan benar-benar mampu membawa Garuda terbang ke babak selanjutnya.
Peluang Indonesia masih terbuka lebar, bergantung sepenuhnya pada kedisiplinan dan keberanian pemain di atas lapangan di Singapura nanti. Seluruh persiapan kini berpacu dengan waktu yang sangat singkat sebelum laga krusial tersebut digelar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.