Selasa, 4 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Piala AFF 2026 Berakhir, Ini Kata John Herdman

Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Piala AFF 2026 Berakhir, Ini Kata
Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Piala AFF 2026 Berakhir, Ini Kata

BOGOR — Harapan Timnas Indonesia untuk melaju jauh di Piala AFF 2026 menerima hantaman keras. Gelandang andalan, Marselino Ferdinan, dipastikan tidak akan kembali merumput hingga turnamen berakhir akibat cedera yang membekapnya.

Pokok Peristiwa

Kepastian ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam konferensi pers pasca-laga kontra Vietnam di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026). Skuad Garuda baru saja menelan kekalahan pahit 0-3 dari Vietnam, yang membuat posisi mereka di klasemen Grup A merosot ke peringkat ketiga.

Hasil pemeriksaan MRI menjadi dasar keputusan tim pelatih untuk tidak memaksakan pemain Oxford United tersebut kembali ke lapangan. Herdman, yang memilih untuk tidak merinci jenis cedera yang dialami pemain berusia 21 tahun itu, menegaskan bahwa keselamatan pemain adalah prioritas mutlak agar kondisi fisiknya tidak semakin memburuk.

“Ini sangat disayangkan. Anda tahu ancaman serangan yang ia bawa,” ujar Herdman memberikan tanggapan. Pelatih asal Inggris itu mengakui absennya Marselino merupakan kehilangan besar, namun ia tetap bersikap optimistis bahwa komposisi pemain yang tersisa memiliki kualitas untuk bangkit.

Konteks

Sejak awal turnamen, Marselino memang tidak pernah diturunkan. Ia sudah mengalami cedera sejak menjelang laga pembuka melawan Kamboja. Kendati tanpa kehadiran sang kreator lini tengah, Indonesia sempat mencatatkan dua kemenangan beruntun dengan skor 5-1 atas Kamboja dan 3-0 saat bersua Timor Leste.

Tantangan besar kini menanti Herdman dan anak asuhnya. Indonesia diwajibkan meraih poin penuh saat melakoni laga hidup-mati melawan Singapura pada Jumat (7/8/2026). Pertandingan tersebut menjadi penentu krusial bagi langkah Garuda untuk memperebutkan tiket ke babak semifinal.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Herdman kini meminta para pemain lainnya untuk mengambil tanggung jawab lebih besar di sisa laga. Menurutnya, absennya pemain kunci ini harus disikapi sebagai motivasi tambahan bagi seluruh penggawa untuk membuktikan kedalaman skuad yang dimiliki tim.

Fokus pelatih berusia 51 tahun tersebut kini bergeser penuh pada pemulihan kondisi pemain yang tersedia serta meracik taktik baru. Mengingat tekanan yang ada di klasemen Grup A, disiplin dalam transisi permainan dan efektivitas di depan gawang menjadi pekerjaan rumah utama sebelum melawat ke markas Singapura.

Situasi ini memaksa Indonesia untuk segera menemukan ritme permainan terbaik. Tanpa Marselino yang biasa menjadi motor serangan, tim harus bermain lebih kolektif demi mengamankan asa lolos ke fase gugur di tengah ketatnya persaingan grup.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda