Selasa, 4 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Prabowo Sambut Rute Baru Penerbangan Langsung Indonesia-Thailand

Prabowo Sambut Rute Baru Penerbangan Langsung Indonesia-Thailand
Presiden Prabowo menyambut rute penerbangan langsung baru Indonesia-Thailand sebagai bagian dari pendalaman kerja sama

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto secara resmi menyambut peluncuran dua rute penerbangan langsung baru antara Indonesia dan Thailand. Dalam pernyataan pers bersama dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Senin (3/8), Prabowo menegaskan bahwa ekspansi konektivitas udara ini akan memperkuat ikatan antarwarga kedua negara.

“Dalam hal konektivitas, kami menyambut baik pembukaan rute penerbangan langsung baru dari Jakarta ke Bangkok dan Denpasar ke Phuket, yang diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antarwarga kedua negara,” kata Prabowo dalam pernyataan tersebut.

Dua rute strategis ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan people-to-people ties (ikatan antar-masyarakat) dan mendorong pertumbuhan pariwisata regional. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks Second Leaders’ Consultation yang menghadirkan kedua pemimpin di ibu kota Indonesia.

Dukungan Maskapai dan Otoritas Pariwisata

Infrastruktur penerbangan baru ini didukung sepenuhnya oleh penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand) dan maskapai Indonesia TransNusa. Kolaborasi ini memberi fondasi operasional yang jelas bagi keberlangsungan kedua rute tersebut.

Perdana Menteri Anutin menekankan fokus khusus pada segmen pariwisata premium. Rute Phuket-Bali, khususnya, diarahkan untuk melayani wisatawan di sektor wellness tourism (pariwisata kebugaran), cruise tourism (wisata kapal pesiar), dan industri MICE—meetings, incentives, conferences, dan exhibitions.

Pentingnya rute ini terletak pada potensi pasar gabungan. Indonesia dan Thailand bersama-sama memiliki 350 juta penduduk, menciptakan basis konsumen regional yang sangat besar untuk pertumbuhan lintas negara.

Kemitraan Ekonomi Meluas Ke Sektor Lain

Perluasan kerja sama tidak berhenti pada penerbangan. Dalam kesempatan yang sama, kedua negara menandatangani MoU antara Bio Axel dan Pro Consilium untuk mengembangkan proyek pengolahan limbah organik. Inisiatif ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi tantangan lingkungan sambil menciptakan nilai ekonomi baru.

PM Anutin memberikan apresiasi atas adopsi Peta Jalan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand 2026–2030. Dokumen strategis ini akan menjadi kerangka kerja untuk kolaborasi intensif di masa depan, mencakup berbagai sektor dan isu lintas batas.

Keyakinan Investor Thailand pada Ekonomi Indonesia

Anutin menegaskan bahwa sektor swasta Thailand memiliki kepercayaan yang kuat terhadap prospek ekonomi Indonesia. Dia menyatakan kesungguhan pelaku bisnis Thailand untuk menjadi mitra pertumbuhan jangka panjang di berbagai industri strategis.

Bidang-bidang yang menjadi fokus investasi mencakup perikanan berkelanjutan, pengolahan makanan, sektor pertanian, energi, ekonomi halal, dan layanan digital. Fokus pada ekonomi halal menunjukkan pemahaman mendalam terhadap karakteristik unik pasar Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Prakarsa ini juga sejalan dengan target ambisius kedua negara untuk mencapai perdagangan bilateral senilai 20 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2030—meningkat signifikan dari level saat ini.

Dengan infrastruktur penerbangan yang lebih baik dan kerangka kemitraan yang komprehensif, trajectory pertumbuhan ekonomi Indonesia-Thailand diproyeksikan akan meningkat akselerasi dalam dekade mendatang.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda