Anda bisa cek desil lewat HP untuk melihat kategori kesejahteraan keluarga di data Kemensos dan menilai peluang terdaftar sebagai penerima bansos. Pemeriksaan ini bisa dilakukan lewat situs Cek Bansos atau aplikasi CekBansos.
Yang perlu disiapkan
- HP dengan browser atau aplikasi CekBansos.
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.
- Nomor Kartu Keluarga (KK) jika ingin membuat akun baru di aplikasi.
- Nama lengkap sesuai KTP.
- Nomor telepon aktif.
- Alamat email.
- Koneksi internet yang stabil.
Langkah-langkah
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Ketik kode huruf atau captcha yang tampil di layar.
- Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian data, termasuk status desil yang tercatat.
- Buka aplikasi CekBansos di Play Store atau App Store jika Anda ingin memakai jalur aplikasi.
- Pilih menu Buat Akun Baru bila belum punya akun.
- Isi data diri, mulai dari nomor KK, NIK, nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon, dan alamat email.
- Klik Buat Akun, lalu masuk menggunakan username dan password yang sudah dibuat.
- Pilih menu Cek Bansos pada halaman utama aplikasi untuk melihat informasi desil dan status penerima manfaat.



Desil sendiri adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dibagi menjadi 10 kategori. Desil 1 menunjukkan kelompok keluarga paling tidak mampu, sedangkan desil 10 adalah kelompok paling sejahtera.
Kenapa cek desil penting
Pemerintah memakai data desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai salah satu dasar penentuan sasaran bantuan sosial. Itu sebabnya, hasil cek desil berkaitan langsung dengan peluang seseorang tercatat sebagai penerima program seperti PKH dan BPNT.
Dalam pemberitaan yang dikutip dari Kemensos, penyaluran bansos PKH dan BPNT triwulan III 2026 mencakup periode Juli-September 2026 dan mulai dilakukan pada 20 Juli 2026. Data yang dipakai sudah dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jadi pengecekan dari HP terasa relevan buat warga yang ingin memastikan statusnya sesuai dengan data terbaru.
Bagi keluarga yang sedang menunggu bantuan, satu angka di layar bisa menentukan langkah berikutnya. Kalau desil yang muncul belum sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data menurut keterangan yang disampaikan dalam bahan sumber.
Hal yang sering keliru
Sering kali orang salah memasukkan NIK atau menyalin nama yang tidak sama persis dengan KTP. Hasilnya, data tidak muncul atau pencarian gagal.
Captcha juga kerap jadi penghambat. Kalau kode huruf salah, sistem tidak akan memproses pencarian.
Di aplikasi, banyak yang lupa membuat akun lebih dulu. Padahal menu Cek Bansos baru bisa dipakai setelah akun aktif dan login.
Jangan pula mengira desil hanya dihitung dari pendapatan. Berdasarkan bahan sumber, desil memakai berbagai indikator sosial ekonomi keluarga dan bisa berubah mengikuti pemutakhiran data.
Ringkasan langkah
- Buka cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi CekBansos.
- Siapkan NIK 16 digit, KK, nama, nomor telepon, dan email.
- Masukkan data dengan benar sesuai KTP.
- Lengkapi captcha lalu tunggu hasil pencarian.
- Jika memakai aplikasi, buat akun baru lalu login.
- Pilih menu Cek Bansos untuk melihat status desil.
Jika hasil yang muncul belum sesuai, langkah berikutnya adalah menempuh pembaruan data agar catatan DTSEN mendekati kondisi keluarga yang sebenarnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.