Kabar gembira bagi pemburu gawai premium. Samsung Galaxy Tab S11 Ultra kini bisa diboyong dengan potongan harga yang cukup mencolok di platform Amazon. Tablet berukuran raksasa dengan layar 14,6 inci ini sekarang dipasarkan seharga AU$1.597 untuk varian penyimpanan 256GB.
Angka ini menunjukkan selisih yang lumayan besar dari harga ritel normal atau RRP yang biasanya dipatok di angka AU$2.099. Artinya, konsumen bisa menghemat hingga AU$502 dalam sekali transaksi. Diskon ini membuat harga varian Ultra tersebut melorot jauh, bahkan nyaris sejajar dengan model standar Galaxy Tab S11 berkapasitas 256GB yang juga tersedia di platform serupa.
Meski angka AU$1.597 bukan rekor harga termurah—karena pada Juni lalu sempat menyentuh angka AU$1.547—kesempatan ini tetap menjadi opsi paling masuk akal bagi mereka yang sudah lama mengincar tablet layar lebar untuk menunjang pekerjaan harian atau sekadar hiburan kelas atas. Bagi banyak orang, turun harga hingga Rp5 jutaan (dalam kurs rupiah) adalah stimulus yang sulit untuk dilewatkan.
Keunggulan Layar dan Performa Multitasking
Sektor layar memang menjadi bintang utama di sini. Panel AMOLED 14,6 inci milik Samsung ini bukan kaleng-kaleng. Dalam pengujian internal, layar tersebut meraih nilai sempurna 5/5 berkat ketajaman yang luar biasa dan tingkat kecerahan yang mumpuni saat dipakai di luar ruangan.
Samsung benar-benar memaksimalkan antarmuka One UI agar tablet ini tidak sekadar menjadi perangkat konsumsi konten, melainkan mesin produktivitas. Saat diuji coba menjalankan banyak aplikasi secara simultan—seperti panggilan video, gim, hingga jendela YouTube sekaligus—tablet ini tidak menunjukkan tanda-tanda melambat atau *lag*. Semua berjalan mulus.
Bagi kreator konten atau penikmat film, perpaduan layar luas dan S Pen bawaan terasa sangat memanjakan. Belum lagi urusan baterai. Perangkat ini sanggup bertahan selama 11 jam nonstop untuk aktivitas *streaming* video 1080p dengan tingkat kecerahan maksimal. Sebuah catatan daya tahan yang cukup impresif untuk tablet sebesar itu.
Meski begitu, chipset MediaTek Dimensity 9400+ yang menjadi otak di dalam perangkat memang punya catatan tersendiri. Ada perdebatan kecil mengenai performanya. Walaupun sudah mengalami peningkatan signifikan dibanding seri S10 Ultra dan sangat mampu melibas gim-gim berat, tenaga pemrosesannya masih dianggap kalah telak jika disandingkan dengan M5 iPad Pro.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.