Kabar gembira buat para pemburu ponsel kelas atas yang sudah lama menahan diri. Samsung Galaxy S26 kini bisa dipinang dengan harga paling murah sejak perangkat itu pertama kali meluncur ke pasar. Diskon besar-besaran ini membuat banderol harga ponsel flagship tersebut terjun bebas hingga menembus angka di bawah satu juta dolar Australia.
Laporan terbaru dari TechRadar Australia pada 7 Agustus 2026 mengungkap, harga Galaxy S26 kini berada di titik terendah, yakni AU$992. Angka ini muncul di platform Amazon dan memangkas harga peluncuran awal yang sempat menyentuh AU$1.549. Potongan harganya tembus 36 persen. Benar-benar angka yang sulit dilewatkan bagi mereka yang mengincar spesifikasi premium dengan bujet terbatas.
Persaingan Sengit di Kelas Flagship
Fakta menariknya, label harga AU$992 ini membuat Samsung Galaxy S26 lebih murah dibandingkan iPhone 17e yang masih dipatok AU$999. Perang harga antar-raksasa teknologi ini jelas menguntungkan konsumen yang tidak ingin merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapatkan teknologi terbaru. Meski harganya sudah terdiskon cukup jauh, Samsung tidak memangkas kualitas internal perangkat ini sedikit pun.
Di balik layar AMOLED 6,3 inci yang ringkas, ponsel ini membawa RAM 12GB dengan penyimpanan internal 256GB. Kapasitas memori tersebut sudah mengalami peningkatan dari seri pendahulunya. Pengguna juga mendapatkan sistem tiga lensa kamera yang mumpuni serta akses penuh ke rangkaian fitur Galaxy AI. Belum lagi baterai 4.300mAh yang diklaim masih sangat awet untuk pemakaian harian.
Bagi pembeli yang kurang cocok dengan pilihan warna di Amazon, Samsung Australia pun memberikan opsi serupa di toko resmi mereka dengan harga AU$999. Keuntungannya? Anda bisa memilih warna eksklusif seperti Pink Gold dan Silver Shadow. Belum lagi tawaran skema cicilan bulanan yang bikin proses pembayaran terasa lebih ringan di dompet.
Detail Teknis yang Perlu Diketahui
Namun, jangan buru-buru menekan tombol beli sebelum membaca spesifikasi teknisnya. Calon pembeli di wilayah Australia harus sadar kalau unit yang dijual menggunakan prosesor Exynos 2600. Chipset ini berbeda dengan varian Snapdragon 8 Elite yang dipasarkan Samsung untuk wilayah Amerika Serikat.
Selain perbedaan prosesor, kecepatan pengisian daya ponsel ini masih terbatas di 25W. Bahkan, fitur pengisian daya nirkabel Qi2 juga belum didukung penuh oleh perangkat tersebut.
Banyak pengamat gadget menyebut keterbatasan teknis inilah yang membuat Galaxy S26 paling layak dibeli saat diskon besar. Saat harganya sudah turun di bawah AU$1.000, spesifikasi kelas atas yang ditawarkan tetap menjadi rekomendasi solid. Apalagi untuk pengguna yang memang menyukai ponsel dengan ukuran layar cenderung kecil agar nyaman dalam genggaman satu tangan.
Promo langka ini diprediksi menjadi langkah strategis Samsung untuk mengalihkan perhatian pasar. Saat ini, mereka juga tengah jor-joran mempromosikan lini ponsel lipat terbaru, yaitu Galaxy Z Fold 8, yang menyasar pasar kelas atas dengan harga jauh lebih tinggi, yakni mulai dari AU$1.949.
Calon pembeli juga punya pilihan untuk memanfaatkan program tukar tambah (trade-in) di toko resmi. Cara ini seringkali menjadi celah tambahan untuk menekan biaya pengeluaran lebih dalam.
Bagi mereka yang sudah bosan dengan ponsel lama dan mendambakan teknologi AI terbaru dalam bodi yang ringkas, momen turun harga ini bisa jadi saat yang paling tepat untuk melakukan upgrade perangkat tanpa harus menguras seluruh isi tabungan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.