Minggu, 9 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Bawaslu Serang cetak kader pengawas Gen Z kawal Pemilu 2029

Peserta Program Pendidikan Pengawas Partisipatif dari Gen Z saat mengikuti pelatihan pengawasan Pemilu 2029 di Bawaslu Kabupa
Bawaslu Kabupaten Serang melatih 25 kader pengawas dari kalangan Gen Z melalui Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2026 untuk mengawal Pemilu 2029. (Ilustrasi: AI)

Memilih Gen Z bukan keputusan asal-asalan. Generasi ini adalah penduduk asli dunia digital. Mereka besar dengan algoritma, media sosial, dan informasi yang mengalir deras setiap detiknya. Bawaslu Serang melihat kepekaan mereka terhadap manipulasi informasi sebagai senjata rahasia.

Gen Z dianggap lebih lihai dalam mendeteksi hoaks atau mobilisasi massa yang seringkali tidak terlihat secara fisik namun sangat merusak integritas suara pemilih.

Selama proses pelatihan, para peserta diajarkan metodologi pengawasan yang teknis namun praktis. Mereka dibekali cara menangani laporan pelanggaran serta teknik mengolah data menjadi informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Ini investasi jangka panjang.

Bawaslu tidak hanya menyiapkan pengawas untuk satu musim pemilu, melainkan membangun ekosistem pengawasan yang berkelanjutan hingga tahun 2029 mendatang.

Di lapangan, peran mereka nanti akan diuji. Apakah sekadar jadi penonton di media sosial atau betul-betul berani bersuara saat melihat pelanggaran terjadi di depan mata. Bawaslu Serang pun terus memantau efektivitas program ini.

Jika berjalan mulus, para kader muda ini akan menjadi jaringan pengawas organik yang paling ditakuti para pelanggar pemilu. Fokus Bawaslu ke depan adalah memastikan para kader ini tidak kehilangan taringnya setelah masa pelatihan usai.

Rencananya, pendampingan bagi 25 kader ini akan terus berlangsung secara berkala. Mereka tidak akan dilepas begitu saja di tengah jalan. Bawaslu ingin memastikan bahwa ketika tahapan pemilu 2029 dimulai nanti, para anak muda ini sudah benar-benar siap. Mereka akan jadi detektor pertama yang melapor sebelum kecurangan menjadi sistemik dan merusak kualitas demokrasi di tanah Serang.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda