Minggu, 9 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Waspada Penipuan Gold Bar Incar Lansia di New York, Rp1,5 Triliun Raib

Waspada Penipuan Gold Bar Incar Lansia di New York, Rp1,5 Triliun Raib
Waspada Penipuan Gold Bar Incar Lansia di New York, Rp1,5 Triliun Raib

Tabungan masa tua yang dikumpulkan puluhan tahun ludes dalam sekejap gara-gara satu klik pada layar komputer. Otoritas hukum di New York kini membunyikan alarm bahaya setelah mendapati tren penipuan berkedok emas batangan yang menyasar para lansia. Angkanya mencengangkan: lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun amblas dalam dua tahun terakhir.

Jaksa Agung New York mengungkap fakta pahit ini pada Jumat lalu. Laporan korban terus berdatangan, kebanyakan dari mereka adalah warga senior yang kehilangan seluruh dana pensiunnya. Pelakunya bekerja dengan metode yang sangat rapi, memanfaatkan kecemasan para lansia yang tidak terlalu akrab dengan celah keamanan dunia digital.

Jebakan di Balik Notifikasi Palsu

Skenario penipuan selalu dimulai dengan cara yang sama. Korban tiba-tiba melihat munculnya pesan pop-up di layar komputer atau ponsel mereka. Isinya menakutkan: peringatan bahwa akun perbankan atau perangkat milik korban sedang diretas. Dalam kondisi panik, korban secara tidak sadar mengikuti instruksi untuk menghubungi nomor yang tertera di layar tersebut.

Begitu tersambung, si penipu berperan layaknya staf dukungan teknis yang sigap. Mereka meyakinkan korban bahwa dana mereka dalam bahaya besar dan harus segera “diamankan”. Di sinilah perangkap sebenarnya dipasang. Penipu akan membujuk korban untuk memberikan akses jarak jauh ke perangkat pribadi mereka. Begitu akses diberikan, para pelaku punya kendali penuh.

Mereka leluasa membongkar data perbankan yang tersimpan di komputer. Tanpa sepengetahuan korban, uang tunai langsung disedot keluar. Anehnya, uang tersebut tidak langsung ditransfer ke rekening penipu. Mereka menggunakannya untuk membeli emas batangan secara daring. Emas-emas inilah yang nantinya akan diambil oleh kurir suruhan mereka atau dikirim ke lokasi yang sudah disiapkan.

Trauma di Balik Kerugian Material

Angka 100 juta dolar AS bukan sekadar statistik di atas kertas. Di balik jumlah jumbo itu, ada ribuan lansia yang kini harus hidup dalam penyesalan mendalam. Penipuan ini merampas lebih dari sekadar uang. Ia merusak rasa percaya diri dan ketenangan masa tua para korban.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda