JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, di zona merah. Bursa saham domestik ditutup melemah 44,28 poin atau 0,69 persen, berada di level 6.365,37 pada pukul 16.00 WIB.
Sepanjang hari ini, IHSG bergerak fluktuatif, dengan rentang pergerakan antara 6.362,76 hingga 6.462,74. Pembukaan perdagangan dimulai di level 6.440,60, namun tekanan jual mendominasi di sesi kedua.
Pergerakan IHSG Sepanjang Hari Ini
IHSG sempat menunjukkan kekuatan di awal sesi pertama, menyentuh level tertinggi harian di 6.462,74. Namun, momentum positif tersebut tidak bertahan lama.
Setelah jeda makan siang, tekanan jual kian terasa. Indeks akhirnya terpaksa ditutup pada level terendah hari ini, yakni 6.362,76. Penurunan ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya di angka 6.409,65.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Penutupan | 6.365,37 |
| Perubahan | -44,28 poin / -0,69% |
| Pembukaan | 6.440,60 |
| Tertinggi | 6.462,74 |
| Terendah | 6.362,76 |
Penyebab Penurunan IHSG Hari Ini
Tiga sentimen utama membebani pergerakan IHSG pada perdagangan 10 Agustus 2026. Pertama, aksi ambil untung atau profit taking investor setelah indeks mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Kedua, sentimen negatif dari bursa global. Bursa Asia dan Wall Street juga cenderung melemah, dipicu kekhawatiran terkait kebijakan suku bunga global. Ini menciptakan efek domino pada pasar domestik.
Ketiga, keluarnya dana asing. Tercatat net sell investor asing di pasar reguler, yang memberikan tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar atau big cap. Kondisi ini membuat beberapa saham unggulan sulit untuk bertahan di zona hijau.
Sektor yang Melemah dan Menguat
Pada perdagangan kali ini, sejumlah sektor mencatat pelemahan signifikan. Sektor Energi, Basic Materials, dan Teknologi menjadi yang paling tertekan.
Sebaliknya, ada beberapa sektor yang berhasil mencatatkan penguatan. Sektor Kesehatan dan Consumer Non-Cyclicals menunjukkan resiliensi dan menjadi penopang di tengah tekanan pasar. Data lengkap mengenai saham top gainers dan top losers akan diperbarui setelah informasi final dari Bursa Efek Indonesia (BEI) tersedia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.