Selasa, 11 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Hanura Yakin 1000% Lolos Parlemen di Pemilu 2029

Hanura Yakin 1000% Lolos Parlemen di Pemilu 2029
Hanura Yakin 1000% Lolos Parlemen di Pemilu 2029

MEDAN — Partai Hanura menargetkan masuk Parlemen pada Pemilu 2029 dengan keyakinan penuh. Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella menyatakan optimismenya saat memimpin acara konsolidasi organisasi di Sumatera Utara.

“1000 persen optimis masuk Parlemen. Kalau nggak optimis saya nggak akan turun seperti ini,” kata Rio dalam acara Konsolidasi dan Rapat Teknis Team Task Force DPC Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Hotel Le Polonia, Medan, Senin, 10 Agustus 2026.

Rio menargetkan konsolidasi struktur organisasi Hanura di seluruh Indonesia rampung pada September 2026. Dia menekankan energi dan komitmennya untuk membantu partai meraih kemenangan di pemilu lima tahunan itu.

Perubahan Struktur dan Sanksi Tegas

Dalam proses konsolidasi, Task Force Hanura juga menyiapkan sanksi bagi pengurus yang dianggap lambat atau tidak mampu menjalankan agenda partai sesuai target. Rio mencontohkan dua Ketua DPC — yakni DPC Pandeglang dan DPC Kota Serang — telah diberhentikan karena performa mereka menghambat momentum keseluruhan.

“Ketika dia berjalan lambat mengganggu irama yang lain. Ibarat di jalan tol kita mau cepat, ada satu mobil lambat, itu bisa mengakibatkan yang lain celaka. Daripada dia mengakibatkan provinsi lain atau kabupaten lain celaka, ya kita berhentikan,” ujarnya.

Pendekatan tegas ini mencerminkan strategi Hanura untuk mempercepat persiapan menghadapi Pemilu 2029. Rio yakin langkah disiplin dalam organisasi akan memberikan dampak positif ke seluruh struktur partai, dari tingkat pusat hingga cabang.

Pemetaan Dapil dan Pencalonan Strategis

Setelah konsolidasi struktur organisasi selesai, fokus Hanura akan bergeser dari pembenahan internal ke penetapan strategi pemilihan umum. Partai akan mulai memetakan daerah pemilihan (dapil) dan menentukan figur yang berpotensi maju sebagai calon anggota legislatif.

“Kami akan melakukan survei di daerah pemilihan sehingga nanti kami menempatkan calegnya memang dikenal di dapil itu, caleg yang menguasai dapilnya dan caleg yang siap bertarung pada Pemilu 2029,” kata Rio.

Strategi ini menunjukkan Hanura tidak hanya mengandalkan popularitas nama, tetapi memilih calon yang memiliki pemahaman mendalam tentang dapil masing-masing. Pendekatan berbasis data dan survei lokal ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing partai di tengah kompetisi ketat pemilu 2029.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda