JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pemerintah melalui Pertamina memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil di bulan Agustus 2026. Harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan, tetap di angka Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.
Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat Indonesia di tengah dinamika harga energi global yang penuh ketidakpastian. Konsumen di berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta dan Bangka Belitung, akan merasakan stabilitas harga ini hingga ada pengumuman resmi selanjutnya.
Pertalite & Solar Subsidi: Angka Tak Berubah
Harga BBM subsidi berlaku seragam di seluruh Indonesia karena telah ditetapkan oleh pemerintah. Per 18 Juli 2026, rincian harga untuk jenis BBM subsidi adalah sebagai berikut:
| Jenis BBM Subsidi | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 / liter | Harga tetap |
| Biosolar Subsidi | Rp6.800 / liter | Harga tetap |
Angka-angka ini sama di semua wilayah, dari perkotaan besar seperti DKI Jakarta hingga provinsi seperti Bangka Belitung. Stabilitas ini menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan pribadi dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada harga BBM untuk operasional sehari-hari.
Kebijakan Pemerintah Lindungi Daya Beli
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menegaskan bahwa pemerintah sengaja mempertahankan harga BBM subsidi. Kebijakan ini merupakan upaya strategis untuk melindungi masyarakat dari potensi dampak negatif kenaikan harga energi global dan ketidakpastian geopolitik yang bisa memicu inflasi.
Langkah ini menargetkan stabilitas ekonomi di tingkat rumah tangga dan bisnis kecil, memastikan bahwa beban biaya hidup tidak bertambah berat akibat fluktuasi harga komoditas energi dunia. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau situasi global dan mengambil kebijakan yang pro-rakyat.
Kontras dengan BBM Nonsubsidi
Berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax mengalami penyesuaian secara berkala, umumnya setiap awal bulan. Sebagai perbandingan, per 1 Agustus 2026, harga Pertamax di DKI Jakarta mencapai Rp15.950 per liter, dan di Bangka Belitung Rp16.300 per liter.
Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dari data 18 Juli 2026, di mana Pertamax tercatat Rp16.250/liter untuk wilayah DKI Jakarta dan Rp16.650/liter di Bangka Belitung. Fluktuasi ini biasa terjadi karena harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar dan harga minyak mentah dunia.
Pantau Harga BBM Resmi
Untuk memastikan informasi terbaru dan akurat, masyarakat dapat mengecek harga BBM secara mandiri. Pertamina menyediakan beberapa saluran resmi:
- Aplikasi MyPertamina
- Website resmi pertamina.com
- Langsung di papan informasi SPBU terdekat
Stabilitas harga Pertalite Rp10.000 dan Solar Rp6.800 memberikan kepastian bagi jutaan konsumen. Ini adalah langkah pemerintah untuk meringankan beban masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.