Anda bisa mengecek status desil di HP untuk melihat posisi keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Cara cek desil ini penting karena desil dipakai pemerintah sebagai acuan penetapan calon penerima bansos PKH dan BPNT.
Di Juli 2026, penyaluran bansos PKH dan BPNT memasuki triwulan III untuk periode Juli-September 2026 dan mulai dilakukan pada 20 Juli 2026. Artinya, status desil yang tampil di sistem bisa jadi penentu awal apakah data Anda masuk daftar sasaran bantuan atau belum.
Yang perlu disiapkan
- HP dengan koneksi internet.
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.
- Nomor Kartu Keluarga (KK) jika ingin membuat akun di aplikasi.
- Nama lengkap sesuai KTP.
- Nomor telepon aktif.
- Alamat email aktif.
- Waktu singkat untuk mengisi data dan memeriksa hasil.
Langkah-langkah
- Buka laman resmi Cek Bansos di cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP.
- Ketik 4 huruf kode sesuai yang muncul di kotak kode.
- Lihat hasil yang ditampilkan sistem, termasuk informasi desil.
- Jika ingin lewat aplikasi, unduh aplikasi CekBansos dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi lalu pilih Buat Akun Baru jika belum punya akun.
- Isi data diri yang diminta, yaitu Nomor Kartu Keluarga, NIK, nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon, dan alamat email.
- Tekan tombol Buat Akun setelah semua data terisi.
- Login memakai username dan password yang sudah dibuat.
- Pilih menu Cek Bansos di halaman utama aplikasi.
- Tunggu sampai sistem menampilkan informasi status penerima dan kategori desil yang tercatat.



Cara membaca desil
Melansir akun Instagram Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatinkesos), desil dibagi menjadi 10 kategori. Desil 1 adalah kelompok paling tidak mampu, sedangkan desil 10 adalah kelompok paling sejahtera.
Penentuan desil tidak berdiri pada satu angka pendapatan saja. Sistem menilainya lewat berbagai indikator sosial ekonomi dan dapat berubah mengikuti pemutakhiran data. Karena itu, status yang muncul di layar HP bisa berbeda jika data keluarga Anda sudah diperbarui.
Hal yang sering keliru
Banyak orang salah ketik NIK atau memakai data yang tidak sama dengan KTP. Akibatnya, hasil pencarian tidak muncul atau tidak sesuai.
Kesalahan lain ada pada kode captcha. Jika hurufnya salah dimasukkan, sistem biasanya tidak menampilkan hasil.
Di aplikasi, sebagian pengguna juga berhenti di tengah pembuatan akun karena belum melengkapi semua kolom. Isi satu per satu sampai tombol Buat Akun bisa diproses.
Jangan menilai status desil hanya dari satu kali cek. Data DTSEN bersandar pada pemutakhiran yang bisa berubah, jadi hasil hari ini belum tentu sama dengan hasil setelah pembaruan berikutnya.
Ringkasan langkah
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi CekBansos.
- Siapkan NIK KTP, dan untuk aplikasi siapkan juga KK, nama lengkap, nomor telepon, serta email.
- Masukkan kode captcha atau buat akun baru jika memakai aplikasi.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Lihat informasi desil yang muncul di sistem.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.