JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melonjak signifikan, menjadi salah satu saham paling diburu investor di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 12 Agustus 2026. Saham TPIA ditutup menguat Rp90 atau 4,35% ke level Rp2.160 per lembar, setelah sempat dibuka pada harga Rp2.070.
Kenaikan harga saham ini terjadi seiring dengan volume transaksi yang tinggi, menunjukkan minat beli investor yang besar. Pergerakan saham TPIA dipantau ketat, mengingat posisinya sebagai emiten besar di sektor petrokimia.
Data Perdagangan Saham TPIA 12 Agustus 2026
Berikut rincian pergerakan saham TPIA berdasarkan data perdagangan pukul 16.14 WIB pada 12 Agustus 2026:
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Harga Penutupan | Rp2.160 |
| Perubahan | +Rp90 (+4,35%) |
| Harga Pembukaan | Rp2.070 |
| Harga Tertinggi | Rp2.170 |
| Harga Terendah | Rp2.070 |
| Volume Transaksi | 390,81 juta lembar |
| Kapitalisasi Pasar | Rp186,86 Triliun |
| Harga 52 Minggu | Tertinggi Rp9.475 – Terendah Rp1.205 |
Volume transaksi mencapai 390,81 juta lembar saham, angka yang terbilang aktif dibandingkan rata-rata. Kapitalisasi pasar perusahaan pun mencapai Rp186,86 triliun, menempatkannya sebagai salah satu pemain besar di pasar modal.
Faktor Pendorong Kenaikan Saham
Ada beberapa faktor yang diyakini mendorong penguatan saham TPIA hari ini. Pertama, sentimen positif dari sektor petrokimia global. Harga komoditas petrokimia yang mulai membaik di pasar internasional memberikan angin segar bagi emiten seperti Chandra Asri.
Kedua, aksi beli investor yang kuat. Volume transaksi yang mencapai 390,81 juta lembar mengindikasikan adanya akumulasi atau pembelian dalam jumlah besar oleh investor. Angka ini berada sedikit di bawah rata-rata volume historis sebesar 433,58 juta, namun tetap menunjukkan minat yang signifikan.
Ketiga, technical rebound. Setelah sempat tertekan dan turun ke area Rp2.070, saham TPIA berhasil bangkit dan menembus level resistance penting di Rp2.140. Pergerakan grafik 1 jam menunjukkan penguatan yang konsisten sejak sesi kedua siang hari dan ditutup pada level tertinggi harian.
Analisis Fundamental Singkat TPIA
Secara fundamental, PT Chandra Asri Pacific Tbk menunjukkan beberapa metrik penting. Rasio Harga per Laba (P/E) TPIA masih terbilang tinggi, yakni 137,24 kali. Ini mengindikasikan bahwa harga saham saat ini mungkin sudah mahal jika dibandingkan dengan laba yang dihasilkan perusahaan per sahamnya.
Perusahaan juga tercatat memberikan dividen dengan yield 0,46% atau Rp2 per saham. Cum date dividen terakhir adalah pada 26 Mei 2026. Laba per saham (EPS) TPIA tercatat sebesar Rp16.
Dengan jumlah karyawan sekitar 4.000 orang dan saham beredar sebanyak 86,51 juta lembar, Chandra Asri Pacific memiliki skala operasional yang besar dalam industri petrokimia Indonesia.
Potensi Pergerakan Selanjutnya
Dengan penutupan di level Rp2.160, area Rp2.170 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diperhatikan investor. Apabila saham TPIA mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, ada potensi untuk melanjutkan penguatan menuju Rp2.200 hingga Rp2.250.
Sebaliknya, jika TPIA gagal mempertahankan posisinya di atas Rp2.140, saham ini berisiko mengalami koreksi. Level support selanjutnya yang patut dicermati berada di kisaran Rp2.070 hingga Rp2.100. Pergerakan harga akan sangat bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan di sektor petrokimia global.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk melakukan jual beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu masing-masing investor.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.