JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT PLN (Persero) telah merilis daftar tarif listrik terbaru yang berlaku mulai 24 hingga 30 Agustus 2026. Penetapan ini berlaku untuk seluruh pelanggan, baik pascabayar maupun yang membeli token listrik prabayar.
Untuk golongan rumah tangga, tarif R-1/TR 450 VA bersubsidi tetap stabil di angka Rp415 per kilowatt-hour (kWh), demikian pula R-1/TR 900 VA bersubsidi dengan tarif Rp605 per kWh. Namun, terjadi perubahan signifikan untuk pelanggan R-1/TR 900 VA nonsubsidi yang kini dikenakan tarif Rp1.352 per kWh.
Rincian Tarif Listrik Rumah Tangga Agustus 2026
Pengelompokan tarif listrik rumah tangga masih dibagi menjadi kategori bersubsidi dan nonsubsidi, memastikan bantuan tetap diberikan kepada golongan yang membutuhkan.
| Golongan | Tarif per kWh |
|---|---|
| R-1/TR 450 VA | Rp415 |
| R-1/TR 900 VA | Rp605 |
Pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang memenuhi syarat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan terus menerima subsidi. Hal ini penting untuk memastikan bantuan listrik tepat sasaran.
| Golongan | Tarif per kWh |
|---|---|
| R-1/TR 900 VA-RTM | Rp1.352 |
| R-1/TR 1.300 VA | Rp1.444,70 |
| R-1/TR 2.200 VA | Rp1.444,70 |
| R-2/TR 3.500–5.500 VA | Rp1.699,53 |
| R-3/TR 6.600 VA ke atas | Rp1.699,53 |
Perlu dicatat, tarif untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA adalah sama, yaitu Rp1.444,70 per kWh. Sementara itu, untuk daya 3.500 VA hingga di atas 6.600 VA, tarif yang berlaku adalah Rp1.699,53 per kWh.
Tarif Listrik untuk Sektor Bisnis dan Industri
Selain rumah tangga, PLN juga merinci tarif untuk pelanggan dari sektor bisnis dan industri, yang memiliki struktur berbeda berdasarkan besaran daya yang digunakan.
| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| B-2/TR | 6.600 VA – 200 kVA | Rp1.444,70 |
| B-3/TM | di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
Sektor industri juga memiliki tarif berjenjang. Industri tegangan tinggi (I-4/TT) di atas 30.000 kVA menikmati tarif paling kompetitif sebesar Rp996,74 per kWh.
| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| I-3/TM | di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
| I-4/TT | di atas 30.000 kVA | Rp996,74 |
Tarif Listrik Pemerintah, Penerangan Jalan, dan Sosial
Pemerintah dan fasilitas umum memiliki tarif khusus, begitu pula dengan layanan sosial yang mendapatkan perlakuan istimewa.
| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| P-1/TR | 6.600 VA – 200 kVA | Rp1.699,53 |
| P-2/TM | di atas 200 kVA | Rp1.522,88 |
| P-3/TR | Penerangan Jalan Umum | Rp1.699,53 |
| L/TR, TM, TT | Layanan Khusus | Rp1.644,52 |
Pelayanan sosial tetap menjadi salah satu golongan dengan tarif termurah setelah 450 VA bersubsidi, menunjukkan keberpihakan pada sektor non-profit.
| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| S-1/TR | 450 VA | Rp325 |
| S-1/TR | 900 VA | Rp455 |
| S-1/TR | 1.300 VA | Rp708 |
| S-1/TR | 2.200 VA | Rp760 |
| S-1/TR | 3.500 VA – 200 kVA | Rp900 |
| S-2/TM | di atas 200 kVA | Rp925 |
Perhitungan Tagihan Listrik dan Pembelian Token
Memahami cara menghitung tagihan atau estimasi kWh yang didapatkan dari pembelian token sangat penting bagi konsumen.
Misalnya, untuk rumah tangga R-1/TR 1300 VA yang menggunakan 200 kWh dalam sebulan, estimasi tagihannya adalah 200 kWh dikalikan Rp1.444,70, menghasilkan Rp288.940. Angka ini belum termasuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan biaya administrasi lainnya.
Untuk pembelian token listrik Rp100.000 bagi pelanggan R-1/TR 900 VA nonsubsidi, jumlah kWh yang diperoleh adalah Rp100.000 dibagi Rp1.352, yaitu sekitar 73,96 kWh. Penting untuk selalu memeriksa aplikasi PLN Mobile untuk informasi terbaru terkait tarif dan perhitungan.
Tarif yang dipublikasikan ini berlaku untuk periode 24–30 Agustus 2026. PLN melakukan evaluasi tarif secara berkala, biasanya setiap bulan, yang dapat menyebabkan perubahan. Konsumen dianjurkan untuk selalu memperbarui data DTKS mereka agar tetap mendapatkan subsidi listrik 450 VA dan 900 VA bila memenuhi syarat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.