Kamis, 27 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITICS

WNI di Malaysia Meriahkan Bulan Kemerdekaan, KBRI Kuala Lumpur Gelar Lomba

WNI di Malaysia Meriahkan Bulan Kemerdekaan, KBRI Kuala Lumpur Gelar Lomba
WNI di Malaysia Meriahkan Bulan Kemerdekaan, KBRI Kuala Lumpur Gelar Lomba

Kegembiraan menyambut bulan kemerdekaan Indonesia terasa kuat di Kuala Lumpur pada Sabtu, 1 Agustus. Warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia datang memenuhi agenda KBRI Kuala Lumpur dan mengikuti berbagai perlombaan dengan antusias.

Semarak HUT RI di perantauan

Suasana itu jadi penanda awal rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di negeri jiran. Bagi banyak WNI, ajang seperti ini bukan sekadar hiburan. Ada rasa dekat dengan tanah air. Ada pula ruang bertemu sesama perantau, berbagi kabar, lalu pulang dengan wajah sumringah.

ANTARA mencatat, kegiatan di KBRI Kuala Lumpur berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari para peserta. Di tengah rutinitas bekerja dan hidup di negeri orang, lomba-lomba yang digelar diplomasi Indonesia di Malaysia itu menjadi cara sederhana menjaga semangat nasional. Tidak besar-besaran, tapi kena.

Rangkaian peringatan yang dekat dengan warga

Kemeriahan menyambut bulan kemerdekaan ini juga menempel pada sejumlah agenda lain di lingkungan KBRI Kuala Lumpur. Dalam daftar kegiatan yang terhimpun, ada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kuala Lumpur yang berlangsung khidmat, layanan paspor akhir pekan, hingga pembahasan soal perlindungan WNI dan pemulangan pekerja migran Indonesia.

Rangkaian itu menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan di perantauan tidak berhenti pada seremoni. Ada layanan publik yang dibuka, ada perhatian pada warga, dan ada pesan kebersamaan yang terus dijaga. KBRI Kuala Lumpur bahkan tercatat memulangkan 217 PMI ke Indonesia, sementara Dubes RI di Malaysia juga mengingatkan warga agar berhati-hati saat mudik.

Daya ikat sosial di negeri jiran

Kehadiran WNI dalam lomba kemerdekaan menjadi potret kecil dari hubungan sosial yang tetap hidup jauh dari kampung halaman. Mereka datang untuk merayakan, tetapi juga untuk merasa disatukan oleh momen yang sama. Lagu, bendera, dan suasana peringatan Agustus mengikat mereka pada ingatan kolektif yang familiar.

Dari Kuala Lumpur, perayaan itu bergerak ke banyak sisi kehidupan warga Indonesia di Malaysia. Ada ibadah, ada kerja, ada pelayanan, dan ada perjumpaan. Di tengah semuanya, semangat kemerdekaan tetap punya tempat. Seorang sumber kegiatan di lingkungan ANTARA menyebut suasana itu hadir sebagai “kemeriahan menyambut bulan kemerdekaan Indonesia di Malaysia.”

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda