JAKARTA — Nabila Taqiyyah membagikan perjalanan Nabila Taqiyyah di Indonesian Idol lewat obrolan bersama Azia Riza, Kamis, 27 Agustus 2026. Di cerita itu, ia mengurai langkahnya dari anak kecil yang berani bernyanyi sampai akhirnya duduk sebagai runner-up Indonesian Idol Season 12.
Perjalanan itu terasa rapi, tapi tidak instan. Nabila sudah ikut kompetisi menyanyi sejak usia lima tahun dengan membawakan lagu Dudi Dudi Dam, lalu terus mengasah keberanian dan kebiasaannya tampil sampai remaja. Dari situ, ia mulai aktif sebagai content creator dan rajin mengunggah aksi bernyanyi sambil menjalin relasi di salah satu platform.
Perjalanan Nabila Taqiyyah dari panggung kecil ke Indonesian Idol
Nama Nabila Taqiyyah mungkin lebih dulu dikenal publik lewat Indonesian Idol Season 12. Namun, cerita yang ia bagikan memperlihatkan bahwa panggung besar itu datang setelah bertahun-tahun mengulang proses yang sama: bernyanyi, tampil, dan terus mencoba.
Kisah awalnya sederhana. Ia tampil di usia sangat muda, lalu masuk fase remaja dengan ritme yang berbeda. Pekerjaan sebagai content creator membantunya memperluas jejak, sementara kebiasaannya mengunggah vokal membuat namanya makin akrab di ruang digital. Laju itu akhirnya berbuah saat ia menempati posisi runner-up di ajang yang disebut sangat bergengsi itu.
Di titik ini, yang menonjol bukan hanya hasil akhirnya. Ada proses yang panjang. Ada ketekunan yang berulang. Dan, tentu saja, ada keberanian untuk terus muncul di depan kamera maupun panggung.
Aceh, pantai, dan kebiasaan kecil yang membentuk cerita
Nabila juga membuka sisi lain dari hidupnya di Aceh. Ia bercerita rumahnya dekat pantai, sehingga kebiasaan menikmati matahari terbenam menjadi bagian dari memori manis masa kecilnya. Gambaran itu memberi warna berbeda pada sosoknya yang selama ini lebih sering dikenal lewat suara dan performa panggung.
Ceritanya lalu bergeser ke masa SD. Ia pernah ikut mendirikan wahana rumah hantu di gudang sekolah, dan di sana ia mengambil peran sebagai bendahara pengumpul uang. “Soal duit, aku yang maju!” katanya.
Kalimat itu terdengar ringan, tapi justru memperlihatkan karakter yang percaya diri dan lincah mengatur hal-hal praktis sejak kecil. Ada sisi lugu, ada sisi cekatan. Dua-duanya hadir bersamaan.
Soal duit, aku yang maju!
Usaha kuliner dan peran di rumah
Di luar dunia musik, Nabila juga punya jejak lain yang tak kalah menarik. Ia merintis bisnis kuliner Ayam Tangkap dan Mie Aceh di Depok. Pilihan itu memperlihatkan kedekatannya dengan masakan khas daerahnya sekaligus jiwa wirausaha yang ia bawa ke luar panggung.
Ia juga disebut sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara. Peran itu ikut membentuk cara ia memimpin, baik saat mengayomi adik-adiknya maupun saat mengelola usaha kuliner secara mandiri. Dari bahan cerita yang sama, sosoknya tampak bukan sekadar penyanyi yang sibuk tampil, tapi juga orang yang memikul banyak peran dalam satu waktu.
Buat penonton, bagian ini penting karena memberi konteks yang lebih utuh tentang Nabila. Popularitasnya tidak lahir dari satu momen viral, melainkan dari kombinasi talenta, kebiasaan bekerja, dan tanggung jawab yang terus berjalan di belakang layar.
Single Cegil dan cerita yang dibawanya
Di penghujung acara, Nabila memberi suguhan spesial dengan membawakan cuplikan single terbarunya bertajuk Cegil serta lagu hits miliknya secara live. Suaranya disebut syahdu, dan momen itu menjadi penutup yang pas untuk rangkaian cerita yang tadi dibuka dari masa kecil.
Ia juga membongkar bahwa lagu yang ia nyanyikan, setengahnya adalah kisahnya dan setengah lagi kisah orang lain. Pengakuan itu membuat Cegil terasa lebih personal, karena pendengar diajak melihat lagu bukan hanya sebagai karya, tapi juga sebagai potongan pengalaman yang dibagi dengan cara yang lebih halus.
Sesi bersama Azia Riza ini ditutup dengan ajakan menonton cerita lengkapnya di channel YouTube @aziarizza. Dari potongan yang sudah dibagikan, perjalanan Nabila Taqiyyah masih bergerak. Panggung musik ada, bisnis kuliner jalan, dan cerita barunya tampak masih akan terus bertambah lewat karya berikutnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.