JAKARTA — Kolesterol tinggi sering muncul tanpa gejala, dan itu yang membuat banyak orang baru menyadarinya saat masalah sudah lebih jauh. Pada pria 40 tahun ke atas, kondisi ini perlu lebih diperhatikan karena penumpukan plak di pembuluh darah bisa berjalan pelan, tanpa rasa sakit di awal.
VIVA menulis bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya melihat berat badan atau kebugaran tubuh. Kolesterol sendiri tetap dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel, hormon, dan vitamin tertentu, tetapi masalah muncul ketika kadar kolesterol, terutama LDL atau kolesterol jahat, terlalu tinggi.
Kolesterol tinggi dan bahaya yang sering luput
Kelebihan LDL dapat menempel di dinding pembuluh darah lalu membentuk plak. Dari waktu ke waktu, plak itu membuat pembuluh darah menyempit dan aliran darah ke organ terganggu. Prosesnya tidak selalu terasa cepat. Justru di situlah jebakannya.
Masalah lain datang dari sifat kolesterol tinggi yang kerap tidak menimbulkan keluhan jelas. Seseorang bisa saja merasa baik-baik saja, tetap bekerja seperti biasa, dan tidak merasakan perubahan apa pun pada tubuh. Karena itu, kondisi ini sering disebut sebagai gangguan yang diam-diam berjalan.
Bahan yang dirujuk dari Cleveland Clinic menekankan bahwa tanda-tanda baru muncul ketika penumpukan plak sudah memengaruhi pembuluh darah. Jadi, yang berubah bukan sekadar angka kolesterol di hasil pemeriksaan, melainkan juga pasokan darah ke organ penting.
Dua tanda yang sudah disebut sumber
Tanda pertama adalah nyeri, tekanan, atau rasa tidak nyaman di dada. Keluhan ini muncul ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menyempit, sehingga aliran darah ke otot jantung terganggu. Biasanya rasa tidak nyaman itu terasa saat beraktivitas.
Cleveland Clinic menegaskan keluhan ini tidak boleh dianggap sebagai tanda kolesterol biasa. Nyeri dada bisa terkait masalah jantung, terutama jika muncul tiba-tiba atau disertai sesak napas.
Tanda kedua adalah mudah lelah atau sesak saat beraktivitas. Saat pembuluh darah menyempit, pasokan darah dan oksigen ke tubuh tidak optimal. Akibatnya, tubuh terasa lebih cepat capai ketika bergerak atau melakukan aktivitas fisik.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.