Apple bersiap menggelar acara besar pada 9 September 2026 di Apple Park, California, dan seri iPhone 18 diperkirakan masuk panggung dengan perubahan yang terasa langsung di dompet. Bocoran yang beredar menyebut iPhone 18 Pro bakal membawa peningkatan perangkat keras, tapi harga jualnya ikut naik, bahkan di Indonesia ada proyeksi yang menembus belasan hingga puluhan juta rupiah.
Peluncuran tinggal menunggu hitungan hari
Sejumlah laporan yang beredar pekan ini mengarah pada satu nama yang paling disorot: iPhone 18 Pro. Apple disebut hanya bakal membuka tirai untuk sebagian model lebih dulu, yakni iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, saat acara khusus di California itu digelar. Jadwal 9 September menjadi titik yang paling sering muncul dalam bocoran. Tapi, seperti biasa, Apple belum memberi pengumuman resmi soal spesifikasi maupun banderol harga.
Yang membuat publik menahan napas bukan cuma tanggal peluncuran. Ada kabar bahwa Apple juga akan memperkenalkan perangkat layar lipat pertamanya, yang disebut iPhone Ultra. Kehadiran model baru ini ikut mengubah peta harga. Seri premium Apple tahun ini tampak bergerak makin tinggi, dan rumor soal kenaikan harga ikut menyeret ekspektasi pasar ke level baru.
Chip baru, baterai lebih besar, kamera lebih fleksibel
Dari sisi perangkat keras, iPhone 18 Pro Max dibocorkan membawa chip A20 Pro. Chip ini disebut lebih bertenaga sekaligus lebih hemat energi. Di atas kertas, kombinasi itu penting. Pengguna lama biasanya menunggu justru di bagian ini, bukan sekadar tampilan luar yang mirip-mirip.
Laporan lain menyebut Apple menyiapkan baterai yang lebih besar, kamera dengan aperture variabel, serta sentuhan baru pada Dynamic Island dan modem konektivitas. Kalau bocoran itu tepat, iPhone 18 Pro akan terasa berbeda dari iPhone 17 Pro, bukan hanya pada angka generasi. Apple juga dikabarkan menaikkan harga seri ini sekitar US$200 atau Rp3,5 juta dibanding pendahulunya, seiring naiknya biaya komponen memori. Di pasar global, harga iPhone 18 Pro diperkirakan berada di kisaran US$1.249-1.299, atau sekitar Rp22 juta sampai Rp22,9 juta.
Harga Indonesia ikut melonjak
Di Indonesia, proyeksi harganya terdengar lebih berat. Bocoran yang beredar menyebut iPhone 18 series bisa tembus Rp35 juta, terutama jika mengikuti arah kenaikan global dan perhitungan pasar lokal. Sumber lain bahkan menempatkan iPhone 18 Pro Max di level US$1.399. Angka ini belum final, tentu saja. Tapi cukup untuk memberi gambaran bahwa Apple sedang menempatkan lini premiumnya di kelas yang makin jauh dari kata murah.
Model lipatnya, iPhone Ultra, juga mencuri perhatian. Bocoran dari operator Vodafone di Mesir dan Australia sempat memuat harga yang kemudian dihapus. Dari sana, harga awalnya diperkirakan mulai USD 1.999. TrendForce bahkan menyebut iPhone Fold berada di rentang USD 2.099-2.299, dengan varian tertinggi bisa melampaui USD 3.000. Untuk pasar yang masih kecil, perangkat ini tampaknya diposisikan sebagai barang premium murni. Bukan mass market.
Bagi pengguna iPhone lama, dua hal akan jadi penentu: seberapa jauh peningkatan kamera dan baterai itu terasa dalam pemakaian harian, serta apakah harga akhirnya masih masuk akal. Jawabannya baru akan lebih jelas saat Apple naik panggung pada 9 September, ketika semua bocoran ini diuji satu per satu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.