Sabtu, 19 September 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Lapas Kelas III Dharmasraya gelar salat istisqa ikhtiar meminta turun hujan

Suasana salat istisqa di lapangan terbuka Lapas Dharmasraya dihadiri petugas dan warga binaan
Pelaksanaan salat istisqa di Lapas Kelas III Dharmasraya sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang. (Ilustrasi: AI)

PULAU PUNJUNG — Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Dharmasraya menggelar salat istisqa Jumat pagi sebagai ikhtiar memohon rahmat dan turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kondisi iklim ekstrem ini telah memicu meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan di sejumlah daerah.

Kegiatan salat istisqa berlangsung di lapangan terbuka Lapas Dharmasraya mulai sekitar pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh petugas lapas, warga binaan pemasyarakatan (WBP), tahanan, serta peserta magang. Momentum ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pembinaan kepribadian sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan bagi semua peserta.

Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar bentuk ibadah formal. “Salat Istisqa tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana untuk membangun kepedulian dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa saat pemerintah melakukan berbagai upaya penanganan karhutla dan kekeringan di lapangan, lapas bersama warga binaan turut melakukan ikhtiar spiritual melalui doa agar Allah memberikan rahmat berupa turunnya hujan.

Ferdika menambahkan bahwa kondisi kemarau dan potensi kekeringan serta kabut asap perlu menjadi perhatian bersama. Kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi masyarakat sekitar merupakan tanggung jawab kolektif. “Kita berharap melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran bahwa menghadapi kondisi seperti ini bukan hanya persoalan individu, tetapi membutuhkan kepedulian dan ikhtiar bersama,” katanya.

Dampak Kemarau Panjang di Dharmasraya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya mengonfirmasi wilayah tersebut masih menghadapi dampak serius dari kemarau panjang. Analis Kebencanaan BPBD Dharmasraya, Ardianus Effendi, menjelaskan meski hujan sempat turun, intensitasnya masih rendah dan penyebarannya tidak merata.

“Dharmasraya sudah dilanda kemarau panjang. Memang hujan sempat turun, tetapi belum merata dan intensitasnya masih rendah,” kata Ardianus.

Kabut asap terus menyelimuti Dharmasraya saat ini. Ardianus menduga asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah lain seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Secara geografis, Kabupaten Dharmasraya berbatasan langsung dengan daerah-daerah itu, sehingga kabut asap dapat terbawa angin ke wilayahnya. “Kalau titik api di Dharmasraya saya rasa tidak menyumbang kabut asap.

Karena beberapa hari ini titik api tidak terpantau lagi, kalaupun ada dapat terkendali segera,” ujarnya.

Strategi Penanganan Berlapis

Pelaksanaan salat istisqa di Lapas Dharmasraya mencerminkan pendekatan penanganan bencana alam yang menggabungkan upaya spiritual dan material. Sementara pemerintah terus berupaya mengatasi dampak kekeringan melalui langkah-langkah teknis, masyarakat juga melakukan ikhtiar doa sebagai bentuk kepercayaan dan harapan bersama.

Kegiatan serupa juga dilakukan di daerah lain. Di Kabupaten Bogor, misalnya, Bupati Rudy Susmanto bersama ribuan masyarakat melaksanakan salat istisqa di alun-alun. Tidak lama setelah kegiatan, hujan deras mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya dengan intensitas cukup tinggi.

Meskipun demikian, upaya pemerintah tetap berfokus pada penanganan kekeringan jangka panjang, termasuk penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan serta penguatan koordinasi antar-instansi.

Kegiatan salat istisqa di Lapas Dharmasraya menunjukkan komitmen seluruh lapisan masyarakat, termasuk institusi pemasyarakatan, untuk merespons krisis iklim ekstrem dengan kesatuan tujuan dan kepedulian bersama terhadap masa depan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air di daerah.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 19 September 2026: Cara Cek NIK KTP Online